Breaking News:

Berita Viral

'Kami Tandu Pakai Sarung' Perjuangan Wanita di Lombok Melahirkan di Pinggir Jalan, Bayi Tak Selamat

Ambulans tidak bisa sampai ke lokasi tempat melahirkan wanita di Lombok Tengah ini, hingga dia terpaksa ditandu mengunakan sarung oleh warga.

Editor: Amirul Muttaqin
KOMPAS.com/FITRI R// SHUTTERSTOCK via KOMPAS.com
Harni Permata Sari (23) ibu muda yang melahirkan anak dipinggir jalan desa memulihkan diri di rumah irang tuanya di Desa Batujai, Lombok Tengah bersama sang suami Riaji (27). lahirnya bayi Harni ramai di media sosial. 

TRIBUNSTYLE.COM - Kisah pilu seorang wanita di Lombok Tengah yang terpaksa melahirkan di pinggir jalan.

Ambulans tidak bisa sampai ke lokasi tempatnya melahirkan hingga terpaksa ditandu mengunakan sarung oleh warga.

Sayangnya bayi mereka tak tertolong, ini menjadi pukulan berat bagi pasangan itu.

Seperti apa kisah lengkapnya?

Baca juga: Seperti Anak Sendiri Kisah Ibu Mertua yang Setia Menunggui Menantu Melahirkan, Sikapnya Bikin Haru

Seorang ibu muda bernama Harni Permata Sari (23), warga Dusun Meang, Sekotong, Lombok Barat harus kehilangan bayi laki-lakinya setelah melahirkan di pinggir jalan desa yang jauh dari Puskesmas dan rumah sakit.

Buah hati Harni meninggal dunia di RSUD Praya, Lombok Tengah, Senin (20/2/2023) sehari setelah dilahirkan di pinggir jalan pada Minggu (19/2/2023).

Video saat Harni melahirkan di pinggir jalan, sempat menyebar di media sosial.

Suami Harni, Riaji (27) merasakan duka mendalam lantaran harus merelakan bayi mereka.

"Bayi kami sudah meninggal kemarin dan sudah dimakamkan, istri saya sehat dan masa pemulihan saat ini," kata Riaji saat ditemui di rumah orangtuanya, Desa Batujai, Lombok Tengah, Selasa (21/2/2023).

Riaji mengatakan, kejadian ini menjadi pukulan berat bagi dirinya dan sang istri.

"Nasib kami harus kehilangan lagi untuk keempat kalinya, anak pertama hingga ketiga, istri saya keguguran, ini adalah bayi keempat yang merupakan harapan kami, tapi juga meninggalkan kami lagi," katanya lirih.

Menurut Riaji, peristiwa tersebut terjadi sangat tiba-tiba.

Bayi yang dikandung sang istri lahir saat usia kandungan Harni baru tujuh bulan.

"Kami ke ladang untuk bekerja seperti biasa, tiba-tiba istri saya kesakitan dan bilang akan melahirkan, saat itu saya panik, tak kami sangka istri melahirkan di pinggir jalan desa," ujar dia.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Tags:
Lombok BaratmelahirkanHarni Permata Sari
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved