Orangtua Bharada E Dikabarkan Disekap, LPSK Ungkap Fakta, Kondisi dan Keberadaan Terungkap
Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengklarifikasi soal orangtua Bharada E yang disekap di Mako Brimob.
Editor: Joni Irwan Setiawan
Kamaruddin menyebut dirinya sempat menanyakan apakah orangtuanya dijanjikan diberi uang seperti halnya Bharada E yang dijanjikan uang Rp 1 miliar oleh Irjen Ferdy Sambo.
"Nah sejak saat itu orangtuanya meninggalkan Mapanget, Manado, sekarang tinggal di Mako Brimob padahal dia sipil," ucapnya.
Baca juga: Penyesalan Ferdy Sambo, Lakukan Ini Demi Bebaskan Bharada E dari Kasus Brigadir J : Maaf Saya Salah
Alasan Bharada E Bongkar Skenario Ferdy Sambo
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo blak-blakan mengungkap alasan Bharada E sampai berani membongkar skenario Ferdy Sambo.
Listyo Sigit Prabowo menyebut Bharada E berani membongkar kebusukan atasannya itu karena dirinya juga menjadi korban tipu daya Ferdy Sambo.
Dia dijanjikan uang Rp 1 Miliar serta dijanjikan bakal dibebaskan dengan menghentikan penyidikan kasus ini setelah diperintahkan menembakan Brigadir J.
"Richard (Bharada E) mendapatkan janji dari FS (Ferdy Sambo) akan membantu melakukan atau memberikan SP3 terhadap kasus (penembakan dan pembunuhan berencana Brigadir J) yang terjadi.
Namun faktanya, Richard tetap menjadi tersangka," kata Listyo dikutip TribunStyle.com dari Kompas.com, Rabu, (24/8/2022).
Mantan Kabareskrim itu mengatakan, janji dari Ferdy Sambo tak kunjung didapatkan oleh Bharada E, akhirnya dia membuka tabir misteri dari peristiwa tersebut.
"Atas dasar tersebut, Richard menyampaikan akan mengatakan keterangan secara jujur dan terbuka.
Ini yah mengubah semua informasi awal dan keterangan yang disampaikan saat itu."
"Pada 6 Agustus 2022, Richard ingin membuat dan menjelaskan peristiwa yang terjadi secara terang dan menuliskan keterangannya secara tertulis dimana di situ menjelaskan secara urut mulai dari Magelang sampai Duren Tiga dan mengakui dia tembak Yosua atas perintah FS," kata Sigit.
Baca juga: Terkuak Sosok Polisi yang Pertama Kali Datang ke TKP Pembunuhan Brigadir J, Begini Nasibnya Sekarang
Ferdy Sambo Menyesal
Sebelumnya dikabarkan, Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik membeberkan hasil pemeriksaan Ferdy Sambo di Mako Brimob beberapa waktu lalu.
Saat pemeriksaan, suami Putri Candrawathu itu mengaku menyesal telah melibatkan anak buahnya untuk merancang semua aksi pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J pada kala itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/pihak-brigadir-j-sudah-lama-curiga-dengan-bharada-e-yang-disebut-sebagai-penembak-jitu.jpg)