Breaking News:

TREN Covid-19 Naik, Indonesia Waspada, Pakar Ingatkan Hati-hati Bagi Warga yang Rentan Sakit

Tren Covid-19 naik, Indonesia waspada, pakar ingatkan hati-hati bagi masyarakat rentan penyakit.

Tayang:
Editor: Dhimas Yanuar
KOMPAS.com/DANIEL PEKUWALI
Tren Covid-19 naik, Indonesia waspada, pakar ingatkan hati-hati bagi masyarakat rentan penyakit. 

Bahaya berkali-kali terinfeksi Covid-19, berdampak serius untuk organ tubuh, ini keterangannya.

Kasus Covid-19 semakin bertambah dalam beberapa minggu terakhir di Indonesia.

Bahkan banyak di antaranya  yang terinfeksi ulang dengan virus Covid-19.

Terkait dampak infeksi Covid-19, apa pun varian dan sub varian, jika dibiarkan menginfeksi atau sengaja membuat dirinya terinfeksi terulang, dampak terhadap organ akan serius.

Baca juga: Varian Baru Mulai Mewabah di Berbagai Negara, Wisma Atlet Persiapkan Potensi Lonjakan Kasus Covid-19

Baca juga: Covid-19 & Perang Rusia Ukraina Sebabkan Harga Pangan Naik dan Resesi Global, Serta Potensi PD 3

Petugas mendata pasien covid -19 yang baru tiba di Graha Wisata TMII (Taman Mini Indonesia Indah), Jakarta Timur, Kamis (17/2/2022). Pantauan Tribunnews.com dilapangan per hari ini hingga pukul 17.00 WIB pasien yang datang bertambah 10 pasien sehingga total sebanyak 56 pasien COVID-19 tanpa gejala yang diisolasi di Graha Wisata TMII. Graha Wisata TMII menjadi salah satu lokasi isolasi pasien COVID-19 tanpa gejala dengan kapasitas tampung 100 pasien dari 41 kamar. Seperti diketahui kasus konfirmasi harian Covid-19 di tanah air terus mengalami kenaikan. Kemarin, kasus positif tercatat mencapai 64.718, yang menjadikan total kasus secara keseluruhan mencapai 4.966.046.
Petugas mendata pasien covid -19 yang baru tiba di Graha Wisata TMII (Taman Mini Indonesia Indah), Jakarta Timur, Kamis (17/2/2022). Pantauan Tribunnews.com dilapangan per hari ini hingga pukul 17.00 WIB pasien yang datang bertambah 10 pasien sehingga total sebanyak 56 pasien COVID-19 tanpa gejala yang diisolasi di Graha Wisata TMII. Graha Wisata TMII menjadi salah satu lokasi isolasi pasien COVID-19 tanpa gejala dengan kapasitas tampung 100 pasien dari 41 kamar. Seperti diketahui kasus konfirmasi harian Covid-19 di tanah air terus mengalami kenaikan. Kemarin, kasus positif tercatat mencapai 64.718, yang menjadikan total kasus secara keseluruhan mencapai 4.966.046. (Tribunnews/JEPRIMA)

Hal ini disampaikan oleh Pakar Epidemiologi Griffith University Dicky Budiman.

"Semakin hari semakin terbukti infeksi oleh Covid-19 ini dapat memberikan dampak serius jangka panjang yang jelas pada bukan hanya organ paru-paru," ungkapnya pada Tribunnews, Kamis (16/6/2022).

Seperti otak dan syaraf.

Bahkan pada ibu hamil terdeteksi bisa menyebabkan terganggunya pertumbuhan pada bayi dan janin.

Dampak ini tentunya bukanlah main-main.

Dan pada anak -anak yang terinfeksi saat ini, berisiko akan mengalami penurunan kualitas kesehatan.

Seperti lebih mudah terkena penyakit generatif.

"Ini kan satu hal merugikan. Masalah kesehatan anak yang terganggu kemudian berdampak pada kesehatan di masa lansia atau dewasanya bukan hal baru. Dan Covid-19 menunjukkan potensi besar itu," tegasnya.

Selain itu harus diingat pula jika kemampuan dari BA.4 dan BA.5 yang bisa membuat infeksi ulang.

Itu menunjukkan bahwa menyegajakan diri terinfeksi tidak menyelesaikan masalah.

Tidak membuat imunitas menetap.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/4
Tags:
Covid-19Indonesia
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved