Breaking News:

TREN Covid-19 Naik, Indonesia Waspada, Pakar Ingatkan Hati-hati Bagi Warga yang Rentan Sakit

Tren Covid-19 naik, Indonesia waspada, pakar ingatkan hati-hati bagi masyarakat rentan penyakit.

Tayang:
Editor: Dhimas Yanuar
KOMPAS.com/DANIEL PEKUWALI
Tren Covid-19 naik, Indonesia waspada, pakar ingatkan hati-hati bagi masyarakat rentan penyakit. 

Namun, data terakhir dari Kementerian Kesehatan 15 juni kemarin angka kasus untuk Jakarta mencapai 732 kasus dari 517.

Untuk kasus nasional sendiri mencapai 1242 kasus.

Terkait hal ini, Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI dr. Mohammad Syahril, Sp.P, MPH membenarkan memang terjadi kenaikan kasus di bulan Juni.

Dan ini terlihat sejak 10 Juni lalu. Itu ada 627 tapi tiga hari turun dan naik lagi.

Sekarang naik sampai 1242 kasus.

"Saat ini ada lima provinsi dengan kasus tertinggi yaitu Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur," ungkapnya secara virtual, Kamis (16/6/2022).

Namun menurutnya naik turun kasus, termasuk angka kesakitan dan kematian merupakan bagian dari masa pandemi walau terkendali.

"Jangan terlalu panik dengan adanya satu kenaikan. Dan jangan terlalu euforia juga kalau melandai karena kita masih dalam pandemi.

Kita waspadai adalah bagaimana kita mengendalikan angka itu walau pun naik," kata Syahril lagi.

Ia pun mengatakan jika berdasarkan pada pengalaman, kenaikan kasus di beberapa negara disebabkan adanya kemunculan varian atau sub varian baru.

Dan saat ini dipengaruhi sub varian baru Omicron yaitu BA.4 dan BA.5

"Mudah-mudahan kita bisa kendalikan walau kenaikan ya bisa kita kendalikan. Tidak seperti tahun lalu menjadi lonjakan kasus, baik Omicron maupun Delta," pungkasnya.

Saat terjadi lonjakan kasus covid-19, positivity rate di Indonesia menjadi 2,1 persen. Jumlah ini naik dari sebelumnya 1,4 persen.

Positivity Rate Covid-19 Naik, Kemenkes Sebut Masih di Bawah Standar WHO

Positivity rate merupakan salah satu indikator untuk menilai suatu pengendalian Covid-19.

Jika pada 10 Juni 2022 angka positivity rate adalah 1,4 persen saat ini menjadi 2,1 persen.

Menanggapi hal ini, Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI dr. Mohammad Syahril, Sp.P, MPH menyebutkan jika angka tersebut masih berada di bawah standar WHO yaitu 5 persen.

"Yang distandarkan who adalah di bawah 5 persen. Jadi allhamdulillah kita sampai hari ini masih 2,1 persen untuk positifity rate," ungkapnya secara virtual, Kamis (16/6/2022).

Menurutnya, walau pun saat ini ada kenaikan kasus, tapi tidak terlalu menjadi lonjakan.

Begitu pun pada angka kesakitan, terhitung masih rendah. Diikuti pula oleh angka kematian.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kasus Covid-19 Tembus Seribu, Jubir Kemenkes: Jangan Panik, Tapi Tetap Waspada

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Membiarkan Diri Terinfeksi Ulang Covid-19 Bisa Berdampak Serius Pada Organ Tubuh,

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kasus Covid-19 Meningkat, Ahli Ingatkan Kelompok Rawan untuk Waspada Varian BA.4 dan BA.5

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 4/4
Tags:
Covid-19Indonesia
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved