Bagaimana Hari Raya Waisak Dirayakan? Peringati Tiga Peristiwa Penting Umat Buddha
Sejarah Hari Raya Waisak, nama bulan dalam penanggalan India Kuno, peringati tiga peristiwa penting umat Buddha.
Penulis: Gigih Panggayuh Utomo
Editor: Triroessita Intan Pertiwi
1. Pengambilan air berkat dari mata air (umbul) Jumprit di Kabupaten Temanggung dan penyalaan obor menggunakan sumber api abadi Mrapen, Kabupaten Grobogan.
2. Ritual "Pindapatta", suatu ritual pemberian dana makanan kepada para bhikkhu/biksu oleh masyarakat (umat) untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melakukan kebajikan.
3. Samadhi pada detik-detik puncak bulan purnama. Penentuan bulan purnama ini adalah berdasarkan perhitungan falak, sehingga puncak purnama dapat terjadi pada siang hari.
Selain tiga upacara pokok tersebut, dilakukan pula pradaksina, pawai, serta acara kesenian.
(TribunStyle.com/Gigih Panggayuh)
Baca artikel sejarah lainnya di sini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/perayaan-waisak-di-candi-borobudur.jpg)