Breaking News:

Bagaimana Hari Raya Waisak Dirayakan? Peringati Tiga Peristiwa Penting Umat Buddha

Sejarah Hari Raya Waisak, nama bulan dalam penanggalan India Kuno, peringati tiga peristiwa penting umat Buddha.

Penulis: Gigih Panggayuh Utomo
Editor: Triroessita Intan Pertiwi
Kemenag.go.id
Perayaan Waisak di Candi Borobudur. 

Tiga peristiwa tersebut dinamakan 'Trisuci Waisak'.

Keputusan merayakan Trisuci ini dinyatakan dalam Konferensi Persaudaraan Buddhis Sedunia (World Fellowship of Buddhists - WFB) yang pertama di Sri Lanka pada tahun 1950.

Perayaan ini dilakukan pada purnama pertama pada bulan Mei.

Waisak sendiri adalah nama salah satu bulan dalam penanggalan India Kuno.

Selamat Hari Raya Waisak.
Selamat Hari Raya Waisak. (Pixabay)

Serangkaian Perayaan Waisak

Umumnya Waisak dijadikan sebagai hari libur nasional di sejumlah negara di Asia Tenggara, salah satunya di Indonesia.

Setiap budaya Buddha memiliki tradisinya sendiri pada hari itu.

Waisak pun dirayakan di banyak negara dengan berbeda-beda.

Pada perayaan Hari Raya Waisak banyak umat Buddha akan pergi ke kuil lokal mereka.

Beberapa dari mereka mungkin akan berada di sana sepanjang siang dan malam bulan purnama.

Banyak yang akan melakukan perbuatan baik, mengambil bagian dalam nyanyian dan meditasi, merenungkan ajaran Buddha, membawa persembahan ke kuil dan berbagi makanan dengan orang-orang.

Perayaan Waisak di Candi Borobudur.
Perayaan Waisak di Candi Borobudur. (Kemenag.go.id)

Perayaan Waisak 2022 di Indonesia

Perayaan Hari Waisak di Indonesia mengikuti keputusan WFB.

Secara tradisional dan nasional, Waisak dipusatkan di kompleks Candi Borobudur, desa Borobudur, kecamatan Borobudur, kabupaten Magelang, provinsi Jawa Tengah.

Rangkaian perayaan Waisak nasional secara pokok adalah sebagai berikut.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 2/3
Tags:
BuddhaHari Raya Waisak
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved