Breaking News:

PERLU Diketahui, Akar Masalah Konflik Ukraina vs Rusia, hingga Ikut Campur Amerika Serikat - NATO

Sejumlah kalangan mengkhawatirkan Rusia benar-benar akan melakukan serangan militer ke Ukraina, Kamis (16/2/2022).

Editor: Dhimas Yanuar
AFP
Presiden AS, Joe Biden, Ukraina, Volodymyr Zelensky, dan Rusia, Vladimir Putin. 

TRIBUNSTYLE.COM - Perlu diketahui, akar masalah konflik Ukraina vs Rusia, hingga ikut campur dari Amerika Serikat.

Konflik mulut antara Ukraina dan Amerika Serikat vs Rusia akhir-akhir ini menjadi perbincangan dunia.

Tentu hal ini membuat orang banyak memprediksi adanya isu perang dunia ketiga, meski kemungkinan kecil.

Baca juga: Kisah Anak-anak dalam Perang Dunia I, dari Girls Guide hingga Pasukan Pengintai di Rusia

Baca juga: Rusia Tarik Sebagian Pasukan di Perbatasan Ukraina, hingga Isu Perang dari Amerika Serikat

Gambar selebaran milik Angkatan Darat AS ini menunjukkan berbagai kendaraan taktis yang ditugaskan ke Skuadron ke-2, Resimen Kavaleri ke-2 menunggu untuk dimuat ke truk di Komando Pelatihan Angkatan Darat ke-7 Lapangan Udara Barak Mawar, Vilseck, Jerman, 9 Februari 2022. - Skuadron akan dikerahkan ke Rumania dalam beberapa hari mendatang untuk menambah lebih dari 900 anggota pasukan AS yang sudah berada di Rumania. Langkah ini dirancang untuk menanggapi lingkungan keamanan saat ini dan untuk memperkuat sikap pencegahan dan pertahanan di sisi timur NATO. Presiden AS Joe Biden mengumumkan pekan lalu bahwa ia mengirim 1.000 tentara ke Rumania dan 2.000 ke Polandia, karena Rusia menolak untuk menarik kembali pasukan yang ditempatkan di perbatasan Ukraina.
Gambar selebaran milik Angkatan Darat AS ini menunjukkan berbagai kendaraan taktis yang ditugaskan ke Skuadron ke-2, Resimen Kavaleri ke-2 menunggu untuk dimuat ke truk di Komando Pelatihan Angkatan Darat ke-7 Lapangan Udara Barak Mawar, Vilseck, Jerman, 9 Februari 2022. - Skuadron akan dikerahkan ke Rumania dalam beberapa hari mendatang untuk menambah lebih dari 900 anggota pasukan AS yang sudah berada di Rumania. Langkah ini dirancang untuk menanggapi lingkungan keamanan saat ini dan untuk memperkuat sikap pencegahan dan pertahanan di sisi timur NATO. Presiden AS Joe Biden mengumumkan pekan lalu bahwa ia mengirim 1.000 tentara ke Rumania dan 2.000 ke Polandia, karena Rusia menolak untuk menarik kembali pasukan yang ditempatkan di perbatasan Ukraina. (Gertrud ZACH / US ARMY / AFP)

Hal ini membuat sejumlah kalangan mengkhawatirkan Rusia benar-benar akan melakukan serangan militer besar-besaran ke Ukraina, Kamis (16/2/2022).

Tanda-tanda serangan milite itu telah digaungkan oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy.

Dia meminta warga Ukraina untuk mengibarkan bendera negara dari gedung-gedung dan menyanyikan lagu kebangsaan secara serempak pada Rabu (16/2/2022) waktu setempat.

Tanggal ini oleh beberapa media Barat disebut sebagai kemungkinan awal bagi invasi Rusia.

Pejabat Ukraina menekankan bahwa Zelenskiy tidak memprediksi serangan pada tanggal tersebut, tetapi menanggapi dengan skeptis terhadap laporan media asing.

Beberapa organisasi media Barat telah mengutip pejabat AS dan lainnya yang mengutip tanggal ketika pasukan Rusia akan siap untuk menyerang.

"Mereka memberi tahu kami bahwa 16 Februari akan menjadi hari penyerangan. Kami akan menjadikannya hari persatuan," kata Zelenskiy dalam pesan video kepada warga negaranya, dikutip dari Reuters, Selasa (15/2/2022).

Rusia kini telah menyiapkan 100.000 pasukan militer di perbatasan Ukraina.

Belum lagi pesawat pembom yang hilir mudik dalam beberapa hari terakhir.

Lalu apa sebenarnya pangkal persoalan antara Rusia dengan Ukraina?

Apa yang menyebabnya kedua negara itu hendak perang?

Berikut ulasannya

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/4
Tags:
UkrainaAmerika SerikatRusia
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved