Breaking News:

Iran Vs AS

Di Udara, Jet Tempur AS Mundur Ditembaki Iran, Sementara di Laut, Kapal Perang AS Terbakar Dirudal

Pada Kamis (11/6/2026) Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) klaim berhasil memaksa mundur jet tempur F-16 milik Amerika Serikat.

Tayang:
Editor: Galuh Palupi

Ringkasan Berita:
  • Ketegangan militer antara Iran dan Amerika Serikat meningkat di wilayah Teluk Persia dan Selat Hormuz.
  • IRGC mengklaim telah memaksa mundur jet tempur F-16 AS yang melanggar wilayah udara Iran.
  • Laporan mengenai kapal perang AS yang terbakar di Selat Hormuz dibantah oleh pihak CENTCOM.

 

TRIBUNSTYLE.COM - Pada Kamis (11/6/2026) Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) klaim berhasil memaksa mundur jet tempur F-16 milik Amerika Serikat.

IRGC meluncurkan rudal untuk menembak setelah jet tersebut melanggar wilayah udara Iran.

IRGC menyebut jet F-16 AS lantas berbalik arah untuk menjauh dari kawasan Teluk Persia.

Klaim tersebut muncul di tengah gelombang serangan militer terbaru Amerika Serikat terhadap sejumlah target di Iran.

Media pemerintah Iran melaporkan bahwa pesawat tempur Amerika menyerang beberapa wilayah di pesisir selatan negara tersebut.

Sementara itu, Washington menyatakan operasi militer tersebut dilakukan untuk menghadapi ancaman terhadap pasukan Amerika Serikat serta menjaga stabilitas keamanan regional.

Baca juga: Waduk Digempur, Iran Balas AS Serang Kandang Jet Tempur F-35, Sirene Peringatan Berbunyi 

PERANG IRAN - Thumbail YouTube Harian Surya soal klaim Iran paksa mundur jet tempur F-16 AS
PERANG IRAN - Thumbail YouTube Harian Surya soal klaim Iran paksa mundur jet tempur F-16 AS (YouTube/Harian Surya)

Hingga kini, belum ada konfirmasi independen yang dapat memverifikasi klaim Iran terkait jet tempur F-16 yang disebut dipaksa mundur tersebut.

Situasi di kawasan Timur Tengah pun terus menjadi sorotan dunia internasional di tengah kekhawatiran akan terjadinya eskalasi konflik yang lebih luas.

Kapal Perang AS Terbakar

Sementara itu di perairan, situasi Amerika Serikat juga kurang beruntung.

Pada Kamis (11/6/2026), sejumlah kapal dilaporkan terbakar dan tenggelam di Selat Hormuz.

Tampak sebuah kapal besar terbakar hebat di tengah lautan Hormuz.

Api juga tampak membumbung disertai sejumlah ledakan.

Situasi ini diklaim meningkatkan ketegangan di kawasan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Namun dikutip dari Reuters, militer AS membantah bahwa kapal perangnya terkena serangan.

Halaman 1/2
Tags:
IranAmerika SerikatTeheran
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved