6 Efek Buruk Makan Sehari Sekali, Bukan Jadi Kurus Justru Menggemuk & Mengidam Banyak Makanan
Ada efek lainnya jika kita hanya makan sehari sekali, berikut rangkuman beberapa efek lainnya.
Penulis: Sinta Manilasari
Editor: Dhimas Yanuar
TRIBUNSTYLE.COM - Beberapa orang memilih untuk mengurangi kegiatan makan sebagai cara berdiet agar berat badan turun.
Praktik diet ini berbentuk puasa intermiten yang dipercaya dapat membantu menurunkan berat badan.
Rupanya cara ini tidak direkomendasikan ya teman-teman, entah apapun tujuan kalian.
Mungkin diet atau berhemat, yang mana ini akan membuat kalian kurang nutrisi.
Ada efek lainnya jika kita hanya makan sehari sekali, berikut rangkuman beberapa efek lainnya.
1. Berat badan mungkin bertambah.
Dalam kasus kekurangan makanan, tubuh kita akan mengaktifkan "mode kelaparan" dan menyimpan semua makanan yang dikonsumsi.
Dengan cara ini, kalian akan memilikinya nanti saat sangat membutuhkannya.
Hal ini pada dasarnya memperlambat metabolisme.
Selain itu, produksi kortisol atau hormon stres meningkat, dan ini menyebabkan Anda menyimpan lemak.
Baca juga: Banyak Godaan, Apa Saran Pakar agar saat Diet Tak Terganggu Ngidam Makan Junk Food? Simak Tipsnya
2. Kadar gula darah mungkin menjadi tidak stabil.
Waktu yang lama tanpa makan biasanya menyebabkan kadar gula darah tidak stabil.
Hipoglikemia atau gula darah yang sangat rendah sering disebabkan oleh puasa, terutama jika Anda memiliki diabetes tipe 2.
Nanti, kalian mungkin menderita ketegangan otot yang menghasilkan sakit kepala.
Baca juga: 7 Cara Menurunkan Kadar Gula Darah untuk Mencegah Diabetes, Termasuk Menjaga Berat Badan Ideal
3. Kekurangan nutrisi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/terobsesi-dengan-diet-001.jpg)