Breaking News:

Tak Hanya Perasaan, Ternyata Rindu dan Patah Hati Melibatkan Proses dalam Tubuh

Perasaan rindu dan patah hati ternyata melibatkan proses dalam tubuh, dan bisa dijelaskan secara ilmiah.

Penulis: Anggie Irfansyah
Editor: Suli Hanna
Mirror
Ilustrasi seseorang yang sedang merasakan rindu 

Reporter: Anggie Irfansyah

TRIBUNSTYLE.COM - Perasaan rindu dan patah hati ternyata melibatkan proses dalam tubuh, dan bisa dijelaskan secara ilmiah.

Saat harus berpisah dengan seseorang, biasanya kita akan merasakan patah hati, terlebih jika kita mencintai orang itu sepenuh hati.

Selain merasakan patah hati, selang waktu berjalan kita juga akan merasakan rindu yang begitu dalam.

Namun terkadang rindu yang kita rasakan tidak berbalas, karena hubungan sudah selesai di tengah jalan.

Baca juga: Kenapa Patah Hati karena Putus Cinta Begitu Menyakitkan? Ini 5 Alasan Psikologisnya

Baca juga: 7 Fakta Psikologis dalam Serial Netflix The Queens Gambit, Kebenaran Hidup dari Kisah Beth Harmon

Ilustrasi seseorang yang sedang rindu
Ilustrasi seseorang yang sedang rindu (thinkstockphotos.com)

Kedua perasaan tersebut sering terjadi pada orang yang baru saja selesai dengan hubungan asmaranya.

Faktanya, perasaan rindu dan patah hati bukanlah hal yang sepele, dan tidak hanya melibatkan feeling atau perasaan saja.

Kedua perasaan tersebut ternyata melibatkan proses dalam tubuh yang sangat kompleks, dan bisa dijelaskan secara ilmiah.

Berikut penjelasan ilmiah terkait perasaan rindu dan patah hati seperti dilansir dari berbagai sumber:

Melibatkan proses dalam tubuh manusia

Saat kita sedang merindukan seseorang, proses pembentukan hormon dalam tubuh akan berubah.

Menurut ilmuwan yang meneliti tentang perilaku dan hubungan manuisa, Clarissa Silva, selain hormon estrogen dan testosteron, tubuh juga memproduksi hormon dopamin, serotonin dan oksitosin.

Ketika seseorang sedang jatuh cinta, tubuh akan mudah memproduksi hormon tersebut.

Sedangkan ketika seseorang sedang berjauhan, produksi dari hormon tersebut akan menurun, dan menyebabkan rasa rindu.

Menurut penjelasan Gabrille Lichtermen dari Hormone Horoscope, hormon dopamin berkaitan dengan rasa bahagia, sakit, dan hasrat.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 1/3
Tags:
rindupatah hatiAnggie Irfansyah
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved