Breaking News:

Tren Wanita

Hempaskan Kulit Kaki Kasar, Simak Tips agar Kembali Mulus seperti Bayi, Hanya Butuh Waktu Semalam

Tips merawat kulit kaki agar tak kasar dan kembali mulus seperti bayi. Hanya butuh waktu semalam.

Editor: Suli Hanna
freepik.com
Tips merawat kaki kasar agar mulus kembali seperti kulit bayi dalam waktu semalam 

TRIBUNSTYLE.COM - Tips merawat kulit kaki agar tak kasar dan kembali mulus seperti bayi. Hanya butuh waktu semalam.

Apakah kamu termasuk yang memiliki kulit kaki kasar?

Hal ini kadang bisa mengganggu kepercayaan diri, lho.

Meskipun jarang terlihat, masalah sepele yang kerap dialami kaki yaitu kapalan, tumit pecah-pecah dan kulit kaki cenderung kasar.

Kondisi demikian tak hanya mengganggu pemandangan mata, namun jika diabaikan akan terasa menyakitkan saat berdiri dan berjalan.

Belum lagi, jika berkembang menjadi luka yang membuat aktivitas terganggu.

Baca juga: Cara Membersihkan Sepatu di Rumah, Alas Kaki Kembali Mengkilap dan Bebas Bau, Apa Saja Bahannya?

Baca juga: Kaki Bengkak saat Hamil Bisa Diatasi dengan Cara Sederhana, Cukup Gunakan Garam, Simak Tips Lainnya

Perawatan mata kaki hitam dan kering dengan bahan alami
Tips merawat kaki kering (freepik.com)

Beberapa penyebab utama yaitu kondisi kulit yang kering dan tekanan pada kaki yang meningkat karena berdiri dalam waktu lama.

Namun, Moms bisa mengatasinya dengan masker alami yang bisa dibuat sendiri di rumah.

Masker ini efektif menghilangkan sel kulit mati, sehingga akan membuat kaki lembut dan cerah layaknya kulit bayi.

Nah, inilah cara membuat kaki mulus dalam waktu semalam Moms:

 

Bahan

- 1 cangkir garam epsom

- 10-15 tablet aspirin

- 1 buah lemon

- plastik untuk membungkus kaki

- kaus kaki berbahan katun atau wol

Sebelum melumuri kaki dengan masker yang akan dibuat, pertama rendam kaki di dalam air garam.

Cara membuatnya, tambahkan garam dalam 4 liter air panas dan rendam kaki selama setengah jam.

Sementara itu untuk membuat masker, letakkan tablet aspirin di dalam mangkok lalu tambahkan perasan lemon di atasnya.

Baca juga: Getah Pepaya Muda Bisa untuk Perawatan? Oleskan di Tumit Kaki Pecah-pecah, Lihat yang Terjadi

Baca juga: Manfaat Barefoot atau Tanpa Alas Kaki Bagi Kesehatan, Pertajam Penglihatan Hingga Perbaiki Postur

Mengatasi kaki bengkak saat hamil
Mengatasi kaki kering agar kembali lembut seperti bayi (freepik.com)

Campurkan lalu aduk hingga membentuk pasta kental.

Siapkan dua lembar bungkus plastik yang cukup lebar untuk menutupi kaki.

Setelah kaki keluar dari air garam, keringkan dengan handuk dan gosokkan masker aspirin dan lemon ke bagian kulit kaki yang kasar untuk menghilangkan kulit mati yang kerap mengenai kaki.

Tempelkan masker lebih banyak pada area kaki yang paling kering, karena lemon efektif sebagai eksfoliator alami.

Setelah itu bungkus kaki dengan plastik, kemudian pakailah kaus kaki.

Biarkan selama 4 sampai 6 jam, kemudian lepaskan kaus kaki dan plastik lalu cuci kaki dengan sabun dan air.

Setelah kaki sudah bersih, oleskan pelembab yang tebal pada kaki dan kenakan kembali kaus kaki.

Biarkan semalaman sambil dibawa tidur.

Esoknya, sisa lemon di kaki dan pelembab akan secara otomatis mengelupaskan kulit mati pada kaki.

Kaki kita pun akan kembali halus seperti yang kita inginkan.

Bagaimana Moms tertarik mencobanya di rumah?

6 Penyebab Utama Tumit Kaki Pecah-pecah, Sudah Terlanjur Kena? Ini Cara Alami Perbaikinya

Kenapa sih tumit kaki kita bisa pecah-pecah? Bagaimana cara memperbaikinya?

Coba lihat apakah tumit kakimu pecah-pecah, banyak yang mengira hal itu karena dehidrasi.

Atau bisa jadi karena kurangnya kelembaban pada kulit tumit.

Bukan Hanya Bayam, Ini 5 Makanan Sehari-hari yang Penuhi Kebutuhan Zat Besi, Tahu Hingga Ikan

Tak cuma itu saja, rupanya masih banyak penyebab kenapa tumit kaki bisa pecah-pecah.

Melansir dari Bright Side, berikut ini alasan lain tersebut.

1. Kelebihan berat badan

Kaki kita membawa beban seluruh tubuh.

Jadi, ketika kita memiliki berat badan ekstra, itu meningkatkan tekanan pada bantalan lemak di bawah tumit.

Dalam hal ini, tumit dipaksa untuk melebar ke samping guna mendukung lebih banyak berat badan.

Dan jika kulit kita kurang lembab, itu akan retak.

Anda dapat menghitung berat ideal di sini lalu selalu pertahankan dalam kisaran "normal".

Juga, perhatikan bahwa penderita diabetes cenderung memiliki tumit pecah.

Jadi periksalah kadar gula darah secara teratur.

2. Kekurangan vitamin

Tanpa vitamin, mineral, dan nutrisi penting lainnya, kulit tidak dapat berfungsi dengan baik dan menjadi kering dan tebal.

Tambahkan lebih banyak makanan yang kaya vitamin A, B3, C, E, seng dan asam lemak omega-3 ke dalam makanan.

3. Sepatu yang kurang tepat

Sepatu yang terbuka seperti sandal jepit atau sandal biasanya membuat lemak di bawah tumit memanjang ke samping.

Sehingga meningkatkan kemungkinan retakan pada tumit.

Sepatu yang tidak pas dan sol yang tipis juga bisa membuat tumit retak dan nyeri tumit.

Kenakan sepatu dengan tumit tertutup yang memberi dukungan tepat.

4. Menopause

Setelah menopause, beberapa wanita cenderung memiliki "acquired keratoderma".

Yakni suatu kondisi yang dapat menyebabkan kulit pecah pada tumit dan bagian tubuh lainnya.

Untuk menghilangkan keretakan pada tumit, Anda dapat mencoba mengoleskan salep estrogen secara topikal.

Akan tetapi jangan lupa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

5. Berdiri terlalu lama

Berdiri untuk waktu yang lama, terutama di lantai kayu atau keras, dapat memberikan tekanan tambahan pada tumit dan tekanan pada kulit di area ini.

Usahakan untuk tidak berdiri terlalu lama.

Jika itu tidak memungkinkan, lakukan beberapa latihan sederhana untuk mendistribusikan kembali tekanan dari tumit dari waktu ke waktu.

6. Rutinitas mandi yang salah

Berendam dalam air yang lama dan sangat panas bukanlah ide yang baik.

Karena air di kaki dapat menghilangkan minyak alami dari kulit dan membuatnya terasa kasar dan kering.

Selain itu, sabun dan deterjen yang keras dapat merusak penghalang kulit alami.

Selalu gunakan air hangat saat mandi, batasi waktu di kamar mandi hingga 5-10 menit.

Untuk menghindari lebih banyak kehilangan kelembaban, usap kaki dengan handuk setelah dicuci dan pastikan untuk menggunakan pelembab.

Lebih baik untuk menghindari sabun yang keras atau produk perawatan kulit beraroma.

Berendam untuk menyembuhkan tumit retak

Rendam kaki Listerine dapat melembutkan kulit mati pada tumit dan memudahkan untuk menggosoknya.

Listerine juga merupakan antiseptik yang menenangkan kulit karena fitokimia di dalamnya seperti mentol dan timol yang dikandungnya.

Apa yang kau butuhkan:

  • 1 cangkir Listerine
  • 1 cangkir cuka putih
  • 2 gelas air

Apa yang harus dilakukan:

  • Campurkan Listerine, cuka putih dan air dalam baskom.
  • Tempatkan kaki Anda dalam campuran dan rendam selama 10-15 menit.
  • Ambil kaki dari baskom dan gosok tumit dengan lembut dengan batu apung.
  • Bilas kaki Anda dengan air hangat dan keringkan dengan handuk, lalu oleskan pelembab. 

(Nakita.ID/ Erinintyani Shabrina Ramadhini, Tribunstyle.com/Manila)

Sebagian artikel ini telah tayang di Nakita.ID dengan judul Singkirkan Kulit Kasar di Kaki, Begini Cara Membuat Kaki Semulus Kulit Bayi dalam Semalam

Sumber: Nakita
Tags:
kulitKakiperawatan
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved