Breaking News:

Pandemi

5 Makanan Ini Bisa Bantu Lawan Badai Sitokin pada Pasien Covid-19, Murah & Gampang Ditemukan

Ternyata ada makanan yang bisa membantu melawan badai sitokin untuk pasien Covid-19.

health.harvard.edu
Makanan yang bisa membantu melawan badai sitokin. 

TRIBUNSTYLE.COM - Ternyata ada makanan yang bisa membantu melawan badai sitokin untuk pasien Covid-19.

Fenomena Badai Sitokin pada pasien Covid-19 kini tengah menjadi perbincangan hangat.

Badai Sitokin adalah reaksi imun berat di mana tubuh memproduksi dan melepaskan sitokin ke darah dengan sangat cepat dan banyak.

"Jadi nanti sesuai alurnya karena sitokin banyak, jadi respons sel imun juga akan jadi masif," ujar dokter umum yang juga kandidat PhD bidang Medical Science di Kobe University, Adam Prabata, Minggu (9/5/2021), dilansir dari Kompas.com.

Badai Sitokin dapat menyebabkan banyak gejala yang berbeda.

Ilustrasi virus corona anak
Makanan yang bisa membantu melawan badai sitokin. (Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S)

Baca juga: BADAI SITOKIN Jadi Gejala Paling Bahaya bagi Pasien Covid-19, Inilah Proses Terbentuknya di Tubuh

Baca juga: Kenali Gejala-gejalanya, Badai Sitokin & Autoimun Sangat Berbahaya Bagi Pasien Covid-19

Terkadang hanya gejala ringan seperti flu, namun, gejalanya bisa parah dan mengancam jiwa.

Namun tahukah, para peneliti memercayai ada beberapa makanan bisa bantu lawan Badai Sitokin pada pasien Covid-19.

Apa saja?

1. Cokelat hitam

Peneliti dari Institute of Science of Food Production, Italia menyebutkan bahwa makanan yang kaya polifenol alami memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan yang dapat membantu mengurangi peradangan pada pasien dengan Covid-19.

Dalam hal ini, cokelat hitam atau bubuk kakao mengandung 3.448 mg polifenol per 100 g bubuk.

Oleh sebab itu, tidaklah mengherankan jika dark chocolate juga termasuk makanan yang mengandung polifenol tinggi, yakni mencapai 1.664 mg per 100 g bahan.

2. Apel

Buah yang dianggap dapat mengurangi rasa lapar ini juga dipercaya dapat membantu mengatasi Badai Sitokin.

Beberapa studi, kandungan polifenol pada buah apel cukup tinggi dan dipercaya mampu mengurangi peradangan, melancarkan pencernaan, menyehatkan kulit, serta mengurangi risiko terjadinya penyakit jantung, stroke, dan kanker.

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/2
Tags:
Badai SitokinCovid-19
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved