Sejarah Hari Ini, 21 Mei 1998 Soeharto Lengser Setelah 30 Tahun Lebih Menjadi Presiden Indonesia
Sejarah hari ini, 21 Mei 1998, Soeharto lengser setelah menjabat sebagai presiden Republik Indonesia selama 32 tahun. Tumbangnya Orde Baru.
Penulis: Gigih Panggayuh Utomo
Editor: Ika Putri Bramasti
Reporter: Gigih Panggayuh
TRIBUNSTYLE.COM - Sejarah hari ini, 21 Mei 1998, Soeharto lengser setelah menjabat sebagai presiden Republik Indonesia selama 32 tahun. Tumbangnya Orde Baru.
Hari ini, Jumat (21/5/2021), 23 tahun yang lalu, Soeharto mengumumkan pengunduran dirinya sebagai presiden.
Hal itu ia umumkan seraya membacakan pidato pada 21 Mei 1998.
Pengunduran diri Soeharto itu juga menandai runtuhnya pemerintahan Orde Baru, sekaligus mulainya era Reformasi.
Pengumuman itu juga menjadi puncak aksi protes panjang di berbagai daerah.
Sebelumnya, Soeharto memimpin Indonesia sebagai presiden selama 32 tahun.
Dirangkum dari berbagai sumber, inilah kilas balik lengsernya pemerintahan Orde Baru dibawah kepemimpinan Soeharto.
Baca juga: CERITA Penjaga Rumah Soeharto Alami Kejanggalan saat Tebang Pohon Mangga: Gergaji Patah Terus
Baca juga: CARA Jitu Soeharto Hadapi KKB Papua, Hanya Dibisiki Kalimat Ini Pemimpinnya Langsung Luluh
Orde Baru Berkuasa Selama 32 Tahun
Adapun Soeharto secara perlahan menurunkan Presiden Soekarno, Proklamator Kemerdekaan RI, melalui Surat Perintah 11 Maret 1966.
Sebagai informasi, Soeharto resmi menjadi presiden ke-2 Indonesia menggantikan Soekarno pada 26 Maret 1968.
Ia dinyatakan sebagai presiden penuh untuk memimpin Indonesia melalui musyawarah pleno ke-IV MPRS (Majelis Permsusyawaratan Rakyat Sementara).
Pada 27 Maret 1968, Soeharto menyampaikan pidato pertamanya sebagai presiden.
Pemerintahan di bawah kepemimpinan Soeharto kemudian disebut dengan Orde Baru.
Dengan mundurnya Soeharto sebagai presiden pada 21 Mei 1998, berarti ia telah memegang kekuasaan selama 32 tahun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/kejatuhan-soeharto_20180521_142000.jpg)