Breaking News:

VIDEO Demo Rusuh Tolak UU Cipta Kerja di Bandung, Massa Ngamuk: Mobil Diinjak, Jalanan Porak-poranda

Ratusan massa di Bandung lakukan demo rusuh tolak UU Cipta Kerja. Beberapa fasilitas umum dirusak hingga porak-poranda.

Editor: Monalisa
Instagram turanganmax, TribunJabar/Mega Nugraha
Aksi anarkis massa tolak UU Cipta Kerja di Bandung 

TRIBUNSTYLE.COM - Ratusan massa di Bandung ngamuk tolak UU Cipta Kerja dan diwarnai aksi pengerusakan, Selasa (6/10/2020).

Beberapa fasilitas umum di Kota Bandung tampak hancur akibat aksi demo rusuh penolakan UU Cipta Kerja.

Satu mobil polisi tampak hancur diinjak, jalanan di sekitar Taman Cikapayang Dago juga terlihat porak-poranda dirusak massa.

Alhasil aparat kepolisian terpaksa menembakkan gas air mata untuk meredam aksi demo rusuh ratusan massa tersebut.

Aksi beringas massa ini diketahui dilakukan oleh ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Bandung.

Baca juga: Ramai Tagar Mosi Tidak Percaya gegara UU Cipta Kerja, Pimpinan DPR: Kalau Tak Percaya Jangan Dipilih

Baca juga: 8 Poin Kelebihan UU Cipta Kerja Versi Pemerintah, Termasuk Soal Upah Minimum hingga Pesangon

Dampak aksi unjuk rasa penolakan UU Cipta Kerja yang dilakukan ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Bandung, Selasa (6/10/2020) malam, menyebabkan sejumlah fasilitas publik di sekitar Jalan Ir H Djuanda mengalami kerusakan.

Tampak beberapa pot tanaman di Taman Cikapayang (Dago) teguling hingga tanahnya berserakan.

Bahkan pot tanaman dari batu yang menghiasi median jalan menuju Taman Radio pun hancur berpuing-puing diduga dirusak oleh peserta aksi yang anarkis.

Pecahan pot berserakan dan mengganggu kelancaran arus lalu lintas di kawasan tersebut.

Selain merusak pot tanaman, massa yang mayoritas mengenakan pakaian hitam-hitam pun tampak membakar satu unit water barrier di depan Taman Radio dan tumpukan sampah di depan persimpangan Jalan Sulanjana-Dipenogoro.

Bahkan, kobaran api dan asap pekat sisa bakaran pun masih masih tampak jelas terlihat dari arah kejauhan.

Beberapa kali terdengar jelas suara tembakan gas air mata dari petugas kepolisian yang mencoba menggagalkan aksi pengrusakan fasilitas lainnya oleh oknum pendemo.

Ini disusul oleh beberapa orang yang diduga pelaku mencoba kabur dari kejaran aparat kepolisian yang mencoba menghalau peserta aksi menggunakan sepeda motor.

Salah seorang saksi mata di lokasi kejadian, Adrian (34) mengaku, sekitar pukul 19.15, sedang duduk di kursi taman di depan salah satu toko makananan cepat saji di Jalan Ir H Djuanda di kagetkan dengan suara teriakan massa juga kepulan asap yang disusul oleh datangnya ratusan orang berpakaian hitam-hitam.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved