Breaking News:

Virus Corona

Banyak Warga Menolak Jenazah Positif Covid-19, Benarkah Bisa Menular? Ini Penjelasan Dokter & WHO

Benarkah jenazah covid-19 bisa menularkan virus corona? ini penjelasan dari WHO dan dokter.

nytimes.com
Ilustrasi pasien virus corona 

TRIBUNSTYLE.COM - Beberapa waktu yang lalu, viral sebuah video penolakan jenazah virus corona.

Dalam rekaman video tersebut memperlihatkan aksi penolakan warga terhadap pemakaman jenazah pasien corona di Banyumas, Jawa Tengah, tersebut viral di media sosial.

Sebab, dalam aksi tersebut terlihat warga yang melakukan penolakan juga sempat melempari batu kepada para petugas medis yang sedang membawa jenazah korban.

Akibat aksi tersebut, para petugas medis yang mengenakan alat pelindung diri (APD) membawa kembali jenazah ke dalam ambulan dan sempat meminta warga untuk tidak melemparinya dengan batu.

"Jangan lempar batu kita juga manusia buu," teriaknya.

Derita Pilu Perawat Corona, Dicakar dan Digigit Pasien, Lihat Lebam Merah di Kelopak Matanya, Ngilu!

Corona di Arab Saudi Meningkat, Mekkah & Madinah Ditutup Penuh, Aktivitas Hanya Jam 6 Pagi - 3 Sore

Ilustrasi virus corona atau Covid-19
Ilustrasi virus corona atau Covid-19 (Shutterstock)

Tak hanya itu, aksi penolakan tesebut juga dilakukan warga yang berkumpul di sepanjang jalan desa.

Bukan tanpa alasan, penolakan dari warga tersebut lantaran ketakutan dari masyarakat akan terjadi penularan kalau jenazah tersebut dikuburkan di tempat mereka. 

Lantas benarkah jenazah covid-19 bisa menularkan virus corona?

Dilansir dari India Today, WHO Organisasi Kesehatan Dunia memberikan keterangannya.

Secara tegas WHO menyebutkan belum ada bukti jika mayat atau jenazah positif Corona Covid-19 bisa menularkan virus. 

Bertentangan dengan kepercayaan umum, tidak ada bukti bahwa mayat menimbulkan risiko penyakit epidemi setelah bencana alam.

Sebagian besar tidak bertahan lama di tubuh manusia setelah kematian.

Sisa-sisa manusia hanya menimbulkan risiko besar bagi kesehatan dalam beberapa kasus khusus, seperti kematian akibat kolera atau demam berdarah, kata pedoman itu.

Namun, WHO menyebutkan mereka yang terus-menerus melakukan kontak dengan mayat dapat menyaksikan TB.

Virus yang ditularkan melalui darah (misalnya hepatitis B dan C dan HIV).

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Tags:
Covid-19virus coronaWHOdokter
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved