Daftar Ibadah Sunnah yang Bisa Dilakukan Umat Islam Jelang Idul Adha 2026, Dzikir hingga Puasa
Berikut daftar ibadah sunnah yang bisa dilakukan umat Islam jelang Idul Adha 2026, ada dzikir hingga puasa.
Editor: Galuh Palupi
Ringkasan Berita:
- Jelang Idul Adha, ini sejumlah ibadah sunnah yang bisa dilakukan umat muslim
- Dari dzikir hingga puasa, 10 hari di awal Dzulhijjah menjadi waktu yang istimewa untuk melaksanakannya
TRIBUNSTYLE.COM - Berikut daftar ibadah sunnah yang bisa dilakukan umat Islam jelang Idul Adha 2026, ada dzikir hingga puasa.
Idul Adha 2026 akan jatuh pada bulan Mei.
Selain ibadah kurban, umat Islam juga bisa melaksanakan sejumlah ibadah istimewa sembari menunggu datangnya hari Idul Adha.
Ibadah-ibadah sunnah ini bisa dilakukan sejak awal bulan Dzulhijjah yang bertepatan dengan bulan Mei 2026.
“Tidak ada hari-hari di mana amal saleh lebih dicintai Allah melebihi hari-hari ini (10 hari pertama Dzulhijjah),” bunyi hadis yang diriwayatkan Ibnu Abbas.
Salah satu amalan sunnah yang dianjurkan adalah memperbanyak dzikir seperti takbir, tahmid, dan tahlil. Amalan ini bisa dilakukan kapan saja, baik siang maupun malam, khususnya menjelang Idul Adha.
Baca juga: Visa Sudah Keluar, Vidi Aldiano Dijadwalkan Naik Haji Tahun 2026, Ini Cara Keluarga Wujudkan Ibadah
Selain dzikir, umat Muslim juga dianjurkan menjalankan puasa sunnah. Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah menjadi ibadah yang memiliki keutamaan besar di sisi Allah SWT.
Puasa Arafah bahkan dikenal mampu menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Karena itu, banyak umat Muslim berlomba-lomba mengamalkannya sebagai bentuk peningkatan ketakwaan.
Memasuki malam Idul Adha, umat Islam dianjurkan menghidupkan malam takbiran. Malam tersebut diisi dengan lantunan takbir, doa, dan ibadah lainnya.
“Allahu Akbar, Allahu Akbar, la ilaha illallah, wallahu akbar, Allahu akbar walillahil hamd,” menjadi bacaan takbir yang dikumandangkan di berbagai penjuru.
Saat hari raya tiba, terdapat beberapa sunnah yang dianjurkan sebelum melaksanakan salat Id. Di antaranya adalah mandi, memakai wewangian, dan mengenakan pakaian terbaik.
Amalan tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap hari besar umat Islam. Selain itu, menjaga kebersihan juga menjadi bagian penting dalam ajaran Islam.
Umat Muslim juga dianjurkan untuk berangkat ke tempat salat Id dengan berjalan kaki jika memungkinkan. Rasulullah SAW bahkan mencontohkan untuk melewati rute berbeda saat berangkat dan pulang.
“Rasulullah SAW biasa berangkat shalat ‘ied dengan berjalan kaki, dan kembali juga dengan berjalan kaki,” demikian riwayat yang disampaikan para sahabat.
Sumber: Grid.ID
| Jajanan Kaki Lima Hidden Gem di Solo, Cobain Bakso Kojek di Depan Pasar Ledoksari, Antri Sejak Pagi |
|
|---|
| Kuliner Hidden Gem, Cobain Ayam Panggang Klaten Bu Kas, Lokasi di Pasar Gede Solo, Rasanya Gurih |
|
|---|
| Cicipi Lezatnya Tengkleng Bu Jito Dlidir, Kuah Rempah Kaya Khas Solo, Bikin Lidah Bergoyang |
|
|---|
| Kisah Kelam Banjir Besar di Solo Tahun 1966: Kota Lumpuh, Ribuan Warga Mengungsi, Air Capai 4 Meter |
|
|---|
| Legenda Mengharukan di Balik Asal Usul Sungai Bengawan Solo, dari Tangisan Ibu yang Kehilangan Anak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/ilustrai-buka-puasa-doa-buka-puasa.jpg)