Breaking News:

Virus Corona

Video Hari Pertama Pembatasan Akses Sejumlah Titik Jalan di Kota Tegal, Bukan Lockdown

Bukan lockdown, hanya pembatasan akses di beberapa jalan. Kota Tegal menerapkan pembatasan di sejumlah titik jalan mulai hari ini, Senin (30/3/2020).

Tayang:
Penulis: Gigih Panggayuh Utomo
Editor: Dhimas Yanuar
TribunSolo/YTZ
Penutupan akses jalan menuju Kota Tegal. 

Hal tersebut, kata Ganjar, perlu dilakukan dalam rangka mengurangi pergerakan masyarakat agar tidak memperbesar potensi penyebaran virus corona.

"Saya tanya (lockdown atau tidak), ternyata enggak, tapi mengurangi perbatasan, sehingga jalan-jalan di dalam kota dibatasi dan ditutup, sampai level ini masih oke kok. Bukan lockdown ya. Tapi mengurangi pergerakan warga agar tidak terlalu bebas," ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriono menjelaskan, local lockdown tersebut dimaknainya sebagai isolasi wilayah.

"Saya membikin pembatas dengan istilah local lockdown, ini maksudnya local lockdown itu, isolasi wilayah ya," kata Dedy. (TribunStyle.com/Gigih Panggayuh)

Menikah di Kala Wabah Virus Corona, Intip 5 Momen Bahagia Para Artis saat Melepas Masa Lajang

Viral Ibu-ibu Ingatkan Social Distancing Sambil Bawa Pentungan Keliling Kampung, Begini Reaksi Warga

COVID-19
COVID-19 (microbenotes.com)

Pakar WHO Ungkap Seberapa Penting Strategi Lockdown & Tengah Kembangkan Vaksin Covid-19

Pakar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyampaikan sejauh mana lockdown bisa diterapkan dengan baik dan kini tengah mengembangkan vaksin corona atau Covid-19.

Di tengah pandemi global akan wabah virus corona atau Covid-19 ini menjadikan keterlibatan pihak pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat harus bisa bersinergi dalam melawan virus ini. 

Pasalnya penyebaran virus ini begitu cepat dan luas di berbagai seluruh belahan dunia. 

Sehingga pakar darurat WHO, Mike Ryan pun memberikan pernyataannya terkait pandemi global ini pada Minggu (23/3/2020) yang menyinggung sistem lockdown dan perkembangan vaksin Covid-19 itu sendiri. 

Menurut Ryan, negara-negara di seluruh dunia tidak bisa begitu saja menerapkan sistem lockdown untuk mengalangkan virus corona.

Karena sesuai dengan pernyataan pejabat WHO tersebut, masih ada beberapa langkah-langkah kesehatan masyarakat yang harus diterapkan untuk menghindari penyebaran virus di kemudian hari.

 

Untuk sekarang langkah yang harus difokuskan yakni menemukan orang yang positif corona atau Covid-19 dan orang yang telah kontak dengannya. 

"Yang harus kita fokuskan adalah menemukan pasien Covid-19, mereka yang memiliki virus dan mengisolasi mereka.

Kemudian menemukan orang yang telah kontak dengan mereka (pasien positif Covid-19) dan mengisolasi mereka," kata Mike Ryan yang dikutip dari Kompas.com

Coronavirus.
Coronavirus. (Freepik)

Ryan pun melanjutkan pernyataannya mengenai bahayanya lockdown yang tak disertai dengan dukungan kesehatan yang kuat makan wabah virus tersebut akan terus menyebar. 

"Bahayanya lockdown adalah jika kita tidak menerapkan lengkap kesehatan masyarakat yang kuat, 

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 2/4
Tags:
Tegalvirus coronaCovid-19Ganjar PranowoJawa Tengahlockdown
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved