Viral Hari Ini
Istri Tak Kunjung Hamil & Tak Sabar Punya Momongan, Kisah Suami Gantikan Peran Belahan Jiwanya
Berita viral hari ini - Kisah istri yang tak segera hamil dan tak sabar ingin punya momongan, suami gantikan istri hamil dan lahirkan anak.
Penulis: Dhimas Yanuar Nur Rochmat
Editor: Triroessita Intan Pertiwi
"Tetapi saya tidak pernah menyuntikkan hormon karena merasa bahagia dan puas dengan tubuh ini," katanya.
"Amy pun juga merasa nyaman dengan saya," imbuhnya.
• Ditegur Warga Hanya Jawab Kalau Mati di Tangan Tuhan, Begini Potret Tersangka Pakai Baju Tahanan
• Trauma! Annisa Ingat Detik-detik Teman-temannya Takut Membantah Perintah Kakak Pembina: Semua Hanyut

Setelah keduanya menikah mereka memiliki rumah dan memiliki hubungan laiknya suami istri, bahkan bermimpi mempunyai anak.
Namun, setelah 5 kali insemminasi buatan, Amy belum bisa hamil karena mandul.
Terlalu sedih dengan kenyataan itu, Chris membuat keputusan berani, dan memutuskan untuk menggantikan istrinya hamil.
Karena tidak menggunakan intervensi medis dan operasi komestik, Chris masih memiliki organ reproduksi wanita.
Kemudian, Chris berhasil hamil dan melahirkan seorang anak.
Banyak orang terkejut dan kaget dengan kisahnya, seorang suami bisa hamil 9 bulan dan 10 hari.
Secara hormon memang Chris adalah seorang perempuan, ia merasakan mual, dan muntah pada pagi hari saat pertama kali hamil.
Pada Desember 2014, bayi pertama keluarga itu bernama Hayden lahir dengan sehat dari rahim ayahnya.
Berkat itu Amy termotivasi untuk hamil setelah mencoba berbagai cara, Amy memiliki kesempatan pada 2016 untuk hamil dan melahirkan seorang bayi bernama Milo.
• Pabrik Terbesar Dipaksa Tutup Gara-gara Virus Corona, Kini Hong Kong Panik Kekurangan Stok Peti Mati
• Kisah Pilu Korban Susur Sungai SMPN 1 Turi Dimakamkan Tepat di Hari Ultah, Sang Ayah Angkat Bicara
"Kami harus menggunakan banyak perawatan untuk melahirkan, semua intervensi gagal, terlalu lelah kami pikir untuk membiasakan diri Chris hamil," kata Amy.
Chris juga berbagi kesulitan saat dia hamil, tidak hanya menghadapi perlakukan diskriminatif dari orang-orang sekitar.
Chris juga mengalami kesulitan saat pertama kali hamil.
"Saya terus menederita mual di pagi hari, perut dan payudara saya bertambah besar, saya punya perut buncit tetapi itu memotivasi saya untuk memiliki bayi," kata Chris.