Mengenang Ani Yudhoyono, Tangis SBY Pecah Saat Ungkap Obrolan dengan Sang Istri Sebelum Meninggal
Mengenang mendiang istri, Ani Yudhoyono, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tak mampu menahan air matanya.
Editor: Delta Lidina Putri
SBY masih ingat benar kali pertama ia mengajak Ani berkunjung ke Pacitan pada 1973.
"Almarhumah sangat mencintai Pacitan. Desember 1973 saat saya dilantik sebagai perwira remaja, saya ajak beliau untuk kali pertama kesana. Saat itu, istri sudah begitu cinta dengan kota ini," katanya.
Kecintaan sang istri kepada Pacitan bahkan tergambar tiap melakukan perjalanan ke Pacitan.
"Kalau pulang ke Pacitan, kami lewat Jogja, Pacimantoro, Punung, hingga kemudian tiba Pacitan. Sehingga, kami relatif hafal setiap tikungannya," urainya memancing haru.
"Termasuk, saat saya istirahat dan makan, beliau pasti hafal. Nah makanya, pada kepulangan ini, saya tidak lewat itu. Saya masih belum kuat. Saya pilih lewat Solo," katanya.
Mendengar penjelasan SBY, tak sedikit peserta yang ikut menitikkan air mata.
Baik pria maupun wanita yang selama ini mengenal figur presiden pertama di era pemilihan langsung ini pun terlihat ikut mengusap air mata.
Dari sana, tak mengherankan apabila Ani Yudhoyono begitu antusias ketika ide pembangunan ini dilakukan di Pacitan.
Saat beliau masih hidup, beliau ingin membangun bersama.
"Ibu Ani sempat berkata, 'Peppo, setelah sembuh, ayo kita bangun bersama. Kita bangun terlebih dahulu rumah kecil di belakang sana, kemudian kita tata museum itu nantinya," katanya.
"Museum ini ingin kami persembahan kepada rakyat Indonesia. Ini juga sebagai amanah dari Ibu Ani Yudhoyono. Sehingga, dengan hadirnya museum dan galeri seni ini, ini menjadi tanda cinta dari keluarga dan almarhum istri tercinta kepada Indonesia," pungkasnya. (bob)
Pembangunan Museum dan Galeri SBY-Ani di Pacitan Diharapkan Naikkan Potensi Wisata hingga 100 Persen
Peletakkan batu pertama (Groundbreaking) Museum dan Galeri Seni SBY-ANI Yudhoyono akhirnya digelar, Sabtu (22/2/2020).
Bupati Pacitan, Indartarto berharap pembangunan museum ini bisa meningkatkan pariwisata di Jawa Timur hingga lebih dari 100 persen.
Memberikan sambutan di hadapan peserta pertemuan yang juga dihadiri oleh Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono, Indartarto menjelaskan kebanggaan warga Pacitan atas adanya museum ini.