5 Kebiasaan Sepele yang Bisa Menaikkan Kadar Gula Darah, dari Stres hingga Sering Bermalas-malasan
Berikut ini adalah kebiasaan yang sepele tetapi bisa menyebabkan naiknya kadar gula darah.
Penulis: Anggie Irfansyah
Editor: Suli Hanna
TRIBUNSTYLE.COM - Berikut ini adalah kebiasaan yang sepele tetapi bisa menyebabkan naiknya kadar gula darah.
Kadar gula darah harus dijaga agar tidak naik dengan melakukan pola hidup sehat dan mengurangi konsumsi gula.
Gula darah yang naik bisa dipengaruhi oleh berbagai sebab, salah satunya adalah faktor genetik.
Selain itu, kenaikan gula darah juga bisa disebabkan karena kebiasaan yang bisa membahayakan kesehatan.
• 6 Jenis Makanan yang Mampu Menurunkan Kadar Gula Darah, Baik Dikonsumsi Oleh Penderita Diabetes
• 5 Olahraga yang Bisa Dilakukan oleh Penderita Diabetes, Dapat Membantu Menjaga Kadar Gula Darah
• Inilah Bahaya Gula Aren Jika Dikonsumsi Secara Berlebihan, Bisa Menaikkan Kadar Gula Darah
Bahkan, beberapa kebiasaan yang bisa menyebabkan kenaikan gula darah ini terlihat sepele, tetapi sering dilakukan.
Kenaikan gula darah bisa menimbulkan masalah untuk kesehatan tubuh, dalah satunya adalah penyakit diabetes.
Maka sangat penting untuk menjaga kadar gula darah dan menghindari kebiasaan-kebiasan yang bisa menyebabkan kenaikan kadar gula darah.
Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini adalah kebiasaan yang sepele tetapi bisa menaikkan kadar gula darah.
- Stres

Stres bisa menjadi salah satu penyebab terjadinya kenaikan kadar gula darah dalam tubuh.
Dilansir dari Health Line, stres yang berlebihan bisa membuat kadar gula darah nauk drastis dan tidak terkontrol .
Hal ini terjadi karena tubuh melepaskan hormon kortisol yang bisa membuat glukosa dalam tubuh tidak dapat diolah dengan baik.
- Tidak sarapan

Hal ini banyak dilakukan oleh orang-orang dan sering dianggap sepele.
Sarapan ternyara memiliki manfaat yang sangat penting untuk kesehatan tubuh.
DIlansir dari ABC News, orang yang sering melewatkan sarapan bisa berisiko terkena diabetes tipe 2.
Dalam studi yang dilakukan di Jerman, menyebutkan bahwa jika seorang melewatkan sarapan satu hari maka bisa beresiko 6 persen lebih tinggi terkena penyakit diabetes.