Tips Kesehatan
Hoax Bubble Tea Sumbat Saluran Pencernaan di Media Sosial, Ini Cara Mencegah Penyakit Usus Buntu
Beredar informasi hoax soal boba pada bubble tea yang menyumbat usus, ini cara mencegah penyakit usus buntu.
Penulis: Gigih Panggayuh Utomo
Editor: vega dhini lestari
TRIBUNSTYLE.COM - Beredar informasi hoax soal boba pada bubble tea yang menyumbat usus, ini cara mencegah penyakit usus buntu.
Informasi tentang bahaya konsumsi minuman bubble tea beredar di Whatsapp dan Facebook.
"Hasil operasi usus buntu dan didapatkan Bubble Tea yang tidak bisa hancur 'Xi Bo Ba'. Kurangi kunsumsi Bubble Tea sebelum terlambat," begitu kira-kira narasi yang tersebar.
Informasi tersebut beredar bersama dengan video pendek yang memperlihatkan seorang petugas medis menunjukkan sebuah organ manusia yang mirip usus.
Saat organ tersebut diiris, banyak butiran berwarna hitam menyerupai boba, butiran yang menjadi isi dari bubble tea.
• Joserizal Jurnalis Meninggal Karena Sakit Jantung, Ini 9 Cara Mencegah Penyakit Jantung Sejak Dini
• Cara Mencegah Asam Lambung Naik saat Minum Kopi, Jangan Lupa Sarapan Dulu
Dilansir dari situs turnbackhoax.id, oragan di dalam video tersebut bukanlah usus buntu, melainkan empedu.
Sementara benda berwarna bulat hitam yang keluar dari dalamnya bukanlah boba, melainkan batu empedu.
Ahli pencernaan Prof Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) menegaskan, benda dalam video merupakan batu yang ada di kantung empedu.
“Walau mirip dengan boba secara kasat mata, tapi itu bukan boba, itu batu empedu,” ungkapnya.
Setelah ditelusuri, video yang beredar di WhatsApp maupun Facebook tersebut ternyata sempat diunggah oleh Dr Miyata melalui akun Instagram-nya (9/1/2020).
Unggahan video itu ia beri keterangan "bag of boba" dan sejumlah tagar, seperti gall bladder surgery (operasi kantong empedu) dan gall stone (batu empedu).
Dalam video klarifikasinya, Miyata menjelaskan bahwa ia menuliskan keterangan "bag of boba" karena butiran hitam dalam kantong empedu yang diirisnya tersebut terlihat seperti boba, minuman kesukaannya.
Terlepas dari berita hoax tersebut, penyakit usus buntu memang tetap harus diwaspadai.
Penyebab penyakit usus buntu
Penyebab usus buntu, seperti dilansir dari situs hellosehat, belum diketahui alasannya.
Para ahli percaya bahwa penyebab utama adalah penyumbatan di daerah usus yang buntu oleh feses, benda asing, atau kanker.
Saat area usus yang buntu tersebut tersumbat, bakteri dapat bertumbuh dan berkembang dan menyebabkan usus buntu membengkak dan terisi nanah.
Jika usus pecah, bakteri dapat menyebar dan menyebabkan infeksi ke seluruh tubuh.
Cara mencegah penyakit usus buntu
Dilansir dari laman Everday Health, sampai saat ini para pakar kesehatan belum dapat menentukan bagaimana cara mencegah usus buntu.
Meski begitu, bukan berarti harus berpasrah diri begitu saja tanpa melakukan usaha apa pun guna mencegah kondisi ini.
Adapun hal yang dapat dilakukan adalah dengan rutin makan makanan berserat tinggi setiap hari.
Asupan serat yang kurang dalam tubuh bisa memicu penumpukan pada usus karena makanan menjadi lebih sulit dicerna dengan baik.
Sebuah penelitian yang dimuat dalam Biochemical Journal memperoleh hasil bahwa makanan yang kaya akan serat bisa membantu memberikan asupan sehat bagi bakteri baik yang ada dalam tubuh, termasuk di sistem pencernaan.
Selain itu kamu juga harus meninggalkan kebiasaan yang bisa membuat kondisi pencernaan menjadi buruk seperti menahan kentut atau menunda BAB (buang air besar).
Perbaiki juga pola hidupmu dengan istirahat teratur dan olahraga yang cukup.
Jangan lupa untuk menghindari makanan-makanan yang bisa menganggu pencernaan seperti junk food atau minuman yang memiliki kadar kafein tinggi. (TribunStyle.com/Panggayuh Gigih)
• Termasuk Begadang, Berikut 6 Alasan Sepele Kenapa Perut Tak Kunjung Rata
• 4 Minuman Dingin dan Segar yang Aman Dikonsumsi oleh Penderita Diabetes: Es Coklat hingga Jus Buah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/ilustrasi-usus-buntu-dan-bubble-tea.jpg)