Profil Shobibah Rohmah, Istri Imam Nahrawi, Potret Romantisme dengan Suami dan Anaknya, Mau Mantu!

Sosok Shohibah Rohmah alias Obib jadi sorotan setelah eks Menpora Imam Nahrawi berstatus tersangka. Ini profil Obib Nahrawi, ternyata mau mantu!

Profil Shobibah Rohmah, Istri Imam Nahrawi, Potret Romantisme dengan Suami dan Anaknya, Mau Mantu!
Kolase TribunStyle.com/ Instagram @obib_nahrawi
Sosok Shobibah Rohmah alias Obib dan potret kehangatan hubungannya dengan Imam Nahrawi dan anak-anaknya. 

"Bersama bodyguard ummah..gak berasa dah mau mantu aja," tulis Obib. 

Mantu dalam bahasa Jawa artinya hajatan menikahkan anak.  (TribunStyle.com/ Bahtiar Tri Wibawa)

Banjir Tangis di Perpisahan Menpora Imam Nahrawi, Saling Peluk Hingga Meneteskan Air Mata

Imam Nahrawi dan istrinya Shobibah Rohmah alias Obib Nahrawi
Imam Nahrawi dan istrinya Shobibah Rohmah alias Obib Nahrawi (TribunStyle.com/ Instagram Obib Nahrawi)

Jalan Panjang Imam Nahrawi Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Dugaan Suap Hibah KONI pada Kemenpora

Ditetapkannya Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengagetkan masyarakat Indonesia.

Sebelumnya Imam Nahrawi mangkir dari panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebanyak tiga kali.

Seperti apa perjalanan Imam Nahrawi hingga ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK?

TRIBUNSTYLE.COM - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap Komite Olahraga Nasioanal Indonesia (KONI) kepada Kemenpora.

Imam Nahrawi diduga menerima suap terkait dana hibah tahun anggaran 2018.

Dikutip TribunStyle.com dari Kompas.com, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan, politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) diduga menerim suap sebesar Rp 26.500.000.000 dari sejumlah pejabat KONI agar dana hibah segera cair.

"Total dugaan penerimaan Rp 26.500.000.000 tersebut diduga merupakan commitment fee atas pengurusan proposal hibah yang diajukan KONI kepada Kemenpora tahun anggaran 2018," ujar Alexander melalui konferensi pers di Gedung KPK, Rabu 18 September 2019.

Alexander merinci, uang pelicin itu diterima dalam dua gelombang.

 Banjir Tangis di Perpisahan Menpora Imam Nahrawi, Saling Peluk Hingga Meneteskan Air Mata

Pertama, pada 2014- 2018, senilai Rp 14.700.000.000. Uang ini diterima Imam melalui staf pribadinya Miftahul Ulum.

Kedua, pada 2016-2018, Imam diduga meminta uang dengan total Rp 11.800.000.000 kepada pejabat KONI.

"Uang tersebut diduga digunakan untuk kepentingan pribadi Menpora dan pihak lain yang terkait," ujar Alexander.

Alexander menambahkan, baik pejabat KONI maupun Imam Nahrawi diduga sudah kongkalikong dulu soal besaran alokasi fee dari proposal dana yang diajukan KONI.

"Diduga telah ada kesepakatan antara pihak Kemenpora dan KONI untuk mengalokasikan fee sebesar 19,13 persen dari total dana hibah Rp 17,9 miliar, yaitu Rp 3,4 miliar," kata Alex.

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Imam Nahrawi
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Imam Nahrawi (Instagram @nahrawi_imam)

Penetapan Imam Nahrawi sebagai tersangka telah melalui perjalanan panjang penyelidikan dan penyidikan.

"Setelah mencermati fakta-fakta yang berkembang mulai dari proses penyidikan hingga persidangan dan setelah mendalami dalam proses penyelidikan

KPK menemukan bukti permulaan yang cukup (untuk menetapkan Imam sebagai tersangka)," kata Alexander.

Diketahui, suap pejabat KONI ini terkuak saat KPK menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT), Desember lalu.

Saat ini KPK sudah menetapkan enam orang sebagai tersangka.

Diantaranya Sekretaris Jenderal KONI Ending Fuad Hamidy dan Bendahara KONI Johny E Awuy sebagai pemberi suap.

Adapun penerima meliputi Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Mulyana, pejabat pembuat komitmen (PPK) pada Kemenpora Adhi Purnomo, staf Kemenpora Eko Triyanta, dan asisten pribadi Menpora Miftahul Ulum.

Imam Nahrawi sudah berulang kali disebut-sebut menerima suap.

Penyidik juga berulang kali memanggil Menteri Pemuda dan Olahraga itu.

Namun, Imam selalu mangkir dari panggilan KPK.

Bahkan Imam membantah menerima suap pada media masa. (TribunStyle.com/Bahtiar Tri Wibawa)

Postingan istri Imam Nahrawi setelah suami jadi tersangka KPK
Postingan istri Imam Nahrawi setelah suami jadi tersangka KPK (Instagram/ obib_nahrawi)

Total Penghasilan Imam Nahwari, Eks Menpora yang Jadi Tersangka KPK

Total Penghasilan Imam Nahwari, Eks Menpora yang Jadi Tersangka KPK

Ditetapkan jadi tersangka korupsi, intip jumlah kekayaan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, termasuk gaji seorang menteri. 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Imam Nahrawi dan Asisten Pribadi Menpora Miftahul Ulum sebagai tersangka.

Berikut daftar kekayaan Imam Nahrawi mulai dari tanah, rumah, surat berharga, dan aset lainnya. 

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi ditetapkan menjadi tersangka kasus suap dana hibah KONI, Rabu (18/9/2019).

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi dan Asisten Pribadi Menpora Miftahul Ulum sebagai tersangka.

Keduanya dijerat dalam kasus dugaan suap terkait Penyaluran Pembiayaan dengan Skema Bantuan Pemerintah Melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) tahun anggaran 2018.

 KPK Sebut Menpora Imam Nahrawi Tersangka, Kolom Komentar Instagram Ditutup, Warganet Tempuh Cara Ini

 Menteri Imam Nahrawi Tersangka, Ucap Syukur Istri Sebelum Suami Tersangka Jadi Viral, Apa Katanya?

"Setelah mencermati fakta-fakta yang berkembang mulai dari proses penyidikan hingga persidangan dan setelah mendalami dalam proses penyelidikan, KPK menemukan bukti permulaan yang cukup," ujar Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (18/9/2019).

Alexander Marwata menjelaskan, dalam rentang 2014-2018 Imam Nahrawi selaku Menpora melalui Miftahul Ulum diduga telah menerima uang sejumlah Rp14.700.000.000.

Selain penerimaan uang tersebut, dalam rentang waktu 2016-2018, Imam Nahrawi diduga juga meminta uang sejumlah total Rp11.800.000.000.

Sehingga total dugaan penerimaan Rp26.500.000.000 tersebut diduga merupakan commitment fee atas pengurusan proposal hibah yang diajukan oleh pihak KONI kepada Kemenpora tahun anggaran 2018.

"Penerimaan terkait Ketua Dewan Pengarah Satlak Prima dan penerimaan lain yang berhubungan dengan jabatan IMR (Imam Nahrawi) selaku Menpora," kata Alexander Marwata.

Ditetapkan menjadi tersangka kasus suap dana hibah KONI, Imam Nahrawi pun angkat bicara.

Menpora mengaku kaget dengan pernyataan KPK, ia pun siap mengikuti proses peradilan.

 Gagal Jadi Paskibra, Koko Ardiansyah Ditelepon Menpora Imam Nahrawi Langsung dari Madinah

“Saya tidak bisa menduga-duga karena saya baru mendengar baru membaca apa yang disampaikan oleh pimpinan KPK tentang tuduhan itu,” ucap Imam Nahrawi di kediamannya, Kompleks Menteri, Widya Candra, Jakarta Selatan, Rabu (18/9/2019) malam.

“Tentu saya sebagai warga negara punya hak juga untuk memberikan jawaban sebenar-benarnya agar proses hukum ini bisa berjalan dengan baik dengan lancar, dan tentu pada saatnya tentu harus kita buktikan bersama-sama karena saya tidak seperti yang dituduhkan, kita akan mengikuti seperti apa di pengadilan.”

“Yang dituduhkan kita akan mengikuti nanti seperti apa proses yang ada di pengadilan,” jelasnya.

Imam Nahrawi mengenakan kemeja hitam dan peci putih.

Menpora Imam Nahrawi saat ditemui seusai melantik 132 pegawai Kemenpora di Kantor Kemenpora, Jakarta, Selasa (3/4/2018).
Menpora Imam Nahrawi saat ditemui seusai melantik 132 pegawai Kemenpora di Kantor Kemenpora, Jakarta, Selasa (3/4/2018). (TRIBUNNEWS.COM/ABDUL MAJID)

Imam Nahrawi yang membuka pintu rumah sendiri.

Ia mengenakan kacamata, kemudian melepasnya saat membuka gerbang sekaligus menjawab pertanyaan awak media.

Imam berbicara dengan nada datar.

Imam Nahrawi mengaku telah siap dengan segala sesuatu yang terjadi menimpa dirinya.

"Tetapi saya yakin keluarga saya tahu, bahwa ini resiko jabatan saya sebagai menteri. Resiko sebagai menteri tentu harus siap dengan segala sesuatu," tutur Imam Nahrawi.

Lalu berapakah sebenarnya harta kekayaan Imam Nahrawi dan besaran penghasilan menjadi menteri?

Berikut selengkapnya daftar harta kekayaan Imam Nahrawi yang telah ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK dirangkum TribunJakarta.com pada Kamis (19/9/2019).

 Gagal Jadi Paskibra, Koko Ardiansyah Ditelepon Menpora Imam Nahrawi Langsung dari Madinah

Harta Kekayaan Imam Nahrawi

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di situs resmi KPK, https://elhkpn.kpk.go.id, Imam Nahrawi tercatat punya harta kekayaan mencapai Rp 22,6 miliar.

Lewat situs yang bisa diakses masyakat ini, Imam Nahrawi terakhir kali melaporkan kekayaannya pada 31 Maret 2018 atas statusnya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga.

Harta kekayaan senilai Rp 22,6 miliar ini terdiri dari 12 bidang tanah, empat mobil, harta bergerak lainnya, surat berharga, hingga kas dan setara kas.

Presiden Jokowi, Menpora Imam Nahrawi dan Ketua PBSI, Wiranto hadir di final Piala Presiden 2018
Presiden Jokowi, Menpora Imam Nahrawi dan Ketua PBSI, Wiranto hadir di final Piala Presiden 2018 (Laily Rachev - Biro Pers Setpres/BolaSport.com)

Imam Nahrawi juga tercatat tidak memiliki utang.

Berikut daftar harta kekayaan Imam Nahrawi yang dikutip Tribunnews.com dari situs LHKPN:

A. TANAH DAN BANGUNAN Rp 14.099.635.000

1. Tanah Seluas 74 m2 di SIDOARJO, HASIL SENDIRI Rp 150 juta

2. Tanah dan Bangunan Seluas 249 m2/300 m2 di SIDOARJO, HASIL SENDIRI Rp 500 juta

3. Tanah dan Bangunan Seluas 177 m2/140 m2 di KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp 1.576.155.000

4. Tanah dan Bangunan Seluas 800 m2/300 m2 di BANGKALAN, HASIL SENDIRI Rp 300 juta

5. Tanah dan Bangunan Seluas 275 m2/275 m2 di KOTA SURABAYA, HASIL SENDIRI Rp 955,9 juta

6. Tanah Seluas 105 m2 di KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp 325,5 juta

7. Tanah Seluas 270 m2 di KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp 587.520.000

8. Tanah dan Bangunan Seluas 2275 m2/300 m2 di KOTA JAKARTA SELATAN, HASIL SENDIRI Rp 5.405.200.000

9. Tanah dan Bangunan Seluas 90 m2/90 m2 di MALANG, HASIL SENDIRI Rp 274.680.000

10. Tanah dan Bangunan Seluas 90 m2/90 m2 di MALANG, HASIL SENDIRI Rp. 274.680.000

11. Tanah Seluas 38600 m2 di SIDOARJO, HASIL SENDIRI Rp 2.250.000.000

12. Tanah Seluas 21400 m2 di SIDOARJO, HASIL SENDIRI Rp 1,5 miliar

B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp 1,7 miliar

1. MOBIL, HYUNDAI MINIBUS Tahun 2010, HASIL SENDIRI Rp 300 juta

2. MOBIL, MITSUBISHI PAJERO MINIBUS Tahun 2011, HASIL SENDIRI Rp 750 juta

3. MOBIL, TOYOTA KIJANG INNOVA MINIBUS Tahun 2005, HASIL SENDIRI Rp 100 juta

4. MOBIL, TOYOTA ALPHARD MINIBUS Tahun 2009, HASIL SENDIRI Rp 550 juta

C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp 4.634.500.000

D. SURAT BERHARGA Rp 463.765.853

E. KAS DAN SETARA KAS Rp 1.742.655.240

F. HARTA LAINNYA Rp. ----

Sub Total Rp. 22.640.556.093

UTANG Rp. ----

TOTAL HARTA KEKAYAAN: Rp 22.640.556.093

Besaran Penghasilan Menteri

Berdasarkan dasar hukum Undang-undang Nomor 7 Tahun 1978; PP Nomor 75 Tahun 2000, Keppres Nomor 68 Tahun 2001; PMK Nomor 48/PMK.05/2008, maka setingkat menteri mendapatkan gaji pokok Rp 5.040.000.

Selain itu, menteri juga mendapatkan tunjangan jabatan sebesar Rp 13.608.000, dana operasional Rp 100 juta, dengan total gaji Rp 118.648.000.

Dana itu ditunjang dengan fasilitas lain, seperti operasional kantor, sarana dan prasarana, biaya tol ke bandara, biaya angkut perjalanan, hingga biaya kunjungan kerja.

Secara keseluruhan, seorang menteri bisa menerima hak keuangan mencapai Rp 1-1,4 miliar per bulan. (TribunJakarta/Tribunnews)

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Imam Nahrawi Jadi Tersangka KPK, Segini Harta Kekayaannya dan Besaran Penghasilan Menteri

Ikuti kami di
Penulis: Bahtiar Tri Wibawa
Editor: Bahtiar Tri Wibawa
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved