Breaking News:

Heboh di Twitter dan Instagram, Ini Klarifikasi Koko Ardiansyah Soal Dirinya Gagal Jadi Paskibraka

Heboh di Twitter dan Instagram, Ini Klarifikasi Koko Ardiansyah Soal Dirinya Gagal Jadi Paskibraka

Instagram @ndorobeii
Di akun Instagram @ndorobeii, video berdurasi 6.35 detik, Koko didampingi ibunya menceritakan kisahnya yang gagal menjadi Paskibraka Labuhan batu karena diganti anak pejabat. (Dok. Instagram @ndorobeii) 

Sumber: https://regional.kompas.com/read/2019/08/15/22440911/ini-klarifikasi-koko-soal-viral-dirinya-gagal-jadi-paskibraka-karena?page=all 

Aurellia Qurrota Ain paskibrakan Tangerang Selatan meninggal
Aurellia Qurrota Ain paskibrakan Tangerang Selatan meninggal (Instagram/TribunJakarta/jaisy rahman tohir)

5 Fakta Paskibraka Aurellia Meninggal, Luka Lebam, Curhatan Diary, hingga Dugaan Perpeloncoan Senior

TRIBUNSTYLE.COM - Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Pasibraka) Kota Tangerang Selatan, Aurellia Qurrota meninggal dunia pada Kamis (1/8/2019).

Siswi kelas XI SMA Islam Al-Azhar BDS Serpong tersebut meninggal diduga karena kelelahan dalam latihan.

Namun sampai saat ini penyebab pasti meninggalnya Aurellia tidak diketahui.

Aurellia Qurrota Ain paskibrakan Tangerang Selatan meninggal
Aurellia Qurrota Ain paskibrakan Tangerang Selatan meninggal (Instagram/TribunJakarta/jaisy rahman tohir)

 Fakta Meninggalnya Paskibraka Tangsel Aurellia, Disuruh Makan Kulit Jeruk, Buku Diary Jadi Petunjuk

 Misteri Meninggalnya Paskibraka Tangsel Aurellia, Tak Ada Riwayat Sakit, Luka Lebam Jadi Petunjuk

 Bukan Hanya Aurellia Qurrota Ain, Ini 6 Anggota Paskibra yang Juga Meninggal Sebelum Bertugas

Berikut 5 fakta paskibraka, Aurellia Qurrota meninggal mulai dari adanya luka lebam, curhatan di diary hingga dugaan perpeloncoan senior.

1. Tidak memiliki riwayat penyakit

Aurellia Quratu Aini seorang paskibraka Tangerang Selatan yang akrab disapa Aurel (jilbab hitam) semasa hidupnya bersama ibunya bernama Sri Wahyuni.
Aurellia Quratu Aini seorang paskibraka Tangerang Selatan yang akrab disapa Aurel (jilbab hitam) semasa hidupnya bersama ibunya bernama Sri Wahyuni. (Warta Kota/Andika Panduwinata)

Aurellia diketahui tidak memiliki riwayat penyakit.

Tubuh Aurellia Qurrota roboh di rumahnya pada pagi hari sebelum berangkat latihan Paskibra.

Aurellia lantas dibawa ke rumah sakit dan dinyatakan meninggal dunia.

"Tiba-tiba saja dia langsung roboh tadi pagi. Jatuh di rumah. Dan setelah dibawa ke rumah sakit, dia dinyatakan sudah meninggal dunia," ungkap paman Aurellia dilansir TribunStyle dari WartaKotaLive.com.

2. Luka lebam biru di tubuh Aurellia

Paman Aurellia mengungkapkan adanya luka lebam-lebam membiru di tubuh Aurellia.

Aurellia bercerita kepadanya jika dirinya pernah dipukul seniornya di Paskibra.

"Tubuhnya lebam membiru. Dia (Aurel) juga sempat cerita kalau pernah dipukul oleh seniornya di Paskibra," ucap paman Aurellia.

3. Curhatan di diary

Aurellia juga menuliskan kegiatan kesehariannya di sebuah diary 'Merah putih'.

Indra menyebut Aurellia sebelum meninggal dunia tampak pucat dan kelelahan.

Malamnya Aurellia tampak menghabiskan waktu untuk menulis di buku diary 'Merah Putih'.

"Memang kemarin dia (Aurellia) itu terlihat pucat dan kelelahan. Semalaman dia juga menulis di buku diary," katanya.

Aurellia diharuskan menulis kembali di buku diary sejak awal karena buku diary lamanya telah dirobek oleh senior di Paskibra.

"Dia menulis di buku diary sampai jam 01.00 dini hari. Dia menulis dari awal sampai akhir di buku diary yang barunya itu. Karena buku diary yang lama punya dia dirobek oleh seniornya di Paskibra," terangnya.

4. Dugaan perpeloncoan senior

Ilustrasi kekerasan pada anak
Ilustrasi kekerasan pada anak (hipwee.com)

Ditemukannya luka lebam biru di tubuh dan curhatan Aurellia yang mengungkap pernah dipukul oleh seniornya mengarah ke adanya dugaan perpeloncoan.

Ditambah Aurellia tidak pernah sakit selama mengikuti Diklat Paskibraka di Kota Tangsel.

Ayah Aurellia, Farid Abdurrahman (42) mengungkapkan apabila ada komplain tentang cara latihan Paskibraka para anggota justru akan diberikan latihan lebih keras lagi.

"Pernah anak saya cerita bahwa ada yang komplain, akhirnya mereka dihukum semakin berat. Itu yang membuat anak-anak takut berbicara yang sebenarnya," ucap Farid dilansir TribunStyle dari Kompas.com.

Aurellia juga mengungkapkan adanya hukuman dari senior di Paskibraka.

"Cuman dari dulu dia memang selalu bertanggung jawab, jadi dipendam sendiri baru akhirnya akhir ini cerita sedikit-sedikit ada hukuman yang berlebihan dari senior. Oknum senior bukan pelatih. Kalau pelatih pasti akan profesional," lanjut Farid.

5. Keluarga meminta kematian Aurellia dilaporkan ke kepolisian

Romi meminta agar Pemerintahan Kota Tangerang Selatan menindak lanjuti permasalahan ini.

"Saya minta kepada Dispora Tangsel usut kasus ini," ujar paman Aurellia dikutip TribunStyle dari WartaKotalive.com.

Jika tidak, keluarga Aurellia akan menempuh jalur hukum.

"Kalau tidak ditangani masalah ini, kami berencana melaporkan kepada pihak berwajib," tambahnya. (TribunStyle.com/Yuliana Kusuma)

Jangan lupa follow akun Facebook dan subscribe channel YouTube TribunStyle:

Ikuti kami di
Editor: Agung Budi Santoso
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved