Kasus Perundungan

Identitas 3 Tersangka Siswi SMA Pelaku Pengeroyokan Audrey, Terancam Hukuman 3 Tahun Penjara

Identitas 3 tersangka pelaku pengeroyokan Audrey, bocah SMP yang dikeroyok 12 siswi SMA Pontianak.

Diversi sendiri adalah pengalihan penyesalan perkara anak dari proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan pidana.

Tujuh remaja putri berstatus siswi SMA yang terseret dalam dugaan kasus penganiayaan remaja putri berstatus siswi SMP menyampaikan klarifikasi, di Mapolresta Pontianak, Jalan Johan Idrus, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (10/4/2019) petang WIB.
Tujuh remaja putri berstatus siswi SMA yang terseret dalam dugaan kasus penganiayaan remaja putri berstatus siswi SMP menyampaikan klarifikasi, di Mapolresta Pontianak, Jalan Johan Idrus, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (10/4/2019) petang WIB. (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/DESTRIADI YUNAS JUMASANI)

Meski ketiga tersangka sudah mengakui perbuatannya, mereka menampik adanya tindakan pengeroyokan pada Audrey.

Pasalnya, pelaku menyerang Audrey secara sendiri-sendiri dan tidak bersama-sama di dua tempat.

"Yang melakukan pertama tersangka satunya, kemudian lanjut lagi tersangka kedua, kemudian ketiga," imbuh Anwar.

Sementara itu, dari keterangan tiga tersangka, pelaku membantah mencolok organ intin Audrey untuk merusak keperawanannya.

EKSKLUSIF Pengakuan Siswi SMA Pontianak Pelaku Pengeroyokan Audrey, Bantah Rusak Keperawanan

Bahkan, Audrey selaku korban sendiri tidak pernah menyatakan adanya pencolokan di bagian vitalnya.

Atta Halilintar menjenguk Audrey.
Atta Halilintar menjenguk Audrey. (Instagram/attahalilintar)

"Dari pengakuan korban, tidak ada menerangkan pemukulan di bagian kelamin. Dari lima saksi yang juga diperiksa juga tidak ada perlakuan penganiayaan terhadap kelamin korban," tukasnya.

Lebih lanjut, hasil visum pun menjadi bukti tidak adanya kekerasan di bagian organ intim Audrey.

"Tidak ada perlakuan alat kelaminnya ditusuk seperti itu, dan itu bukan berasal dari keterangan korban," tegasnya.

Ketiga tersangka membenarkan adanya penjambakan rambut, juga mendorong korban sampai jatuh.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Salma Fenty Irlanda
Editor: Melia Istighfaroh
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved