Bela Bukalapak Hingga Dinilai Sebagai Anak Durhaka Oleh Warganet, Gibran Rakabuming Bahas Kedewasaan

Dinilai durhaka karena bela Bukalapak hingga trending #uninstallJokowi, Gibran singgung soal dewasa.

Bela Bukalapak Hingga Dinilai Sebagai Anak Durhaka Oleh Warganet, Gibran Rakabuming Bahas Kedewasaan
Kolase/Twitter/otegoohp76/Kompas/Garu Andrew Lotulung
Jan Ethes bersama Presiden Jokowi di Opening Asian Para Games 2018, dan Gibran Rakabuming 

TRIBUNSTYLE.COM Pembelaan yang dilakukan Gibran Rakabuming terhadap CEO Bukalapak, Achmad Zaky tampaknya menuai beragam reaksi dari Warganet.

Pasalnya, tak semuanya pro dengan pembelaan Gibran Rakabuming tersebut.

Diberitakan sebelumnya, cuitan CEO Bukalapak, Achmad Zakymengenai 'presiden baru' membuat jagat dunia maya heboh.

Pasalnya, secara terang-terangan, Achmad Zaky menyebutkan harapannya untuk sosok presiden baru yang bisa membuat Indonesia melaju naik dari segi anggaran R&D.

Bahkan #uninstallbukalapak sudah menempati urutan kedua trending topic di Twitter.

Dilansir dari Tribunnews.com, dalam cuitannya, Zaky mengungkap soal anggaran R&D yang sangat minim tahun 2016 yang hanya US$ 2 miliar. Atau tertinggal jauh dari negara lain yang sudah menyediakan anggaran R&D.

Di akhir tweet Zaki menyebutkan soal presiden baru. "Mudah-mudahan presiden baru bisa naikin," tulis Zaky dalam akunnya.

Cuitan yang dilontarkan Achmad Zaky itu pun lantas menuai kontra dari khalayak.

Twit CEO Bukalapak Menuai Polemik di Media Sosial, Rejo Hentikan Boikot Setelah Permohonan Maaf

Termasuk dengan tagar #uninstallbukalapak yang tiba-tiba saja menyeruak menjadi trending di Twitter.

Mengetahui hal tersebut, putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming pun turut memberikan pendapatnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Triroessita Intan Pertiwi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved