5 Fakta Kasus Body Shaming Menimpa Dian Nitami, Anjasmara Resmi Lapor Polisi

Dian Nitami terkena body shaming di Instagram, berikut 5 fakta yang terungkap.

Instagram/bu_deedee
Anjasmara dan Dian Nitami 

Saat ini, pelaku body shaming bisa terkena ancaman pidana.

4. Corissa Putrie Sudah Minta Maaf

Setelah aktor Anjasmara mengeluarkan ancaman melapor ke polisi, warganet yang menghina fisik istrinya aktris Dian Nitami, akhirnya meminta maaf.

Melalui fitur live Instagram, Anjas membagikan bidik layar permohonan maaf si warganet dalam Insta Story-nya.

"Saya mohon maaf sedalam-dalamnya kepada Anjasmara dan istri atas apa yang saya lakukan," tulis warganet itu dalam gambar yang diposting Anjas, seperti dikutip Kompas.com, Minggu (30/12/2018).

"Saya khilaf dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi. Mohon maaf.. saya mohon maaf," tambahnya.

Tidak hanya itu, warganet tersebut juga mengemis maaf berulang kali kepada Anjas melalui Direct Message (DM) sambil mengirimkan foto permohonan maafnya via Insta Story.

Anjasmara Tak Tinggal Diam Saat Netter Bully Istrinya, Ajak yang Lain Agar Stop Body Shaming

"Saya mohon maaf atas yang saya perbuat. Saya khilaf. Mohon maaf. Saya gak akan mengulanginya lagi. Saya sangat menyesal," tulisnya.

"Saya mohon maaf untuk Anda. Untuk posting ke media koran saya gk pnya biaya. Semoga melalui ini, saya bisa d maafkan. Saya khilaf," tulis si warganet lagi.

Tangkap layar permohonan warganet yang ejek fisik Dian Nitami kepada Anjasmara. (Instagram/Anjasmara)
Tangkap layar permohonan warganet yang ejek fisik Dian Nitami kepada Anjasmara. (Instagram/Anjasmara) ()

Namun, dalam percakapan DM itu, Anjasmara tampak belum memaafkannya.

Pemain sinetron Romi dan Juli itu menginginkan sebuah video permohonan maaf.

"Saya minta permohonan tersebut dalam bentuk video dan kamu posting di seluruh social media kamu kemudian kamu tag saya dan istri saya," tulis Anjas membalas pesan si warganet.

Namun ternyata hingga hari ini ultimatum dari Anjasmara tak dilakukan oleh Corissa Putrie.

5. Ancaman Pidana yang Menjerat

Terpisah, Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menjelaskan, body shaming dikategorikan menjadi ejekan fisik secara tidak langsung dan langsung.

Ancaman 6 tahun menanti bagi tindakan tidak langsung, di mana seseorang menghina bentuk, wajah, warna kulit, hingga postur melalui narasi yang ditulis menggunakan media sosial.

"Itu bisa dikategorikan masuk UU ITE pasal 45 ayat 1 dan pasal 27 ayat 3, dapat diancam hukuman pidana 6 tahun," ujar Dedi di Mabes Polri, dikutip dari TribunWow.com Kamis (29/11/2018).

Sementara tindakan langsung terancam bui 9 bulan lantaran melanggar pasal 310 KUHP.

Namun, ejekan langsung ini bisa meningkat menjadi hukuman 4 tahun (pasal 311 KUHP) bila dilakukan melalui transmisi di media sosial.

Mengapa hukuman yang diterima lebih berat bila terkait dengan media sosial?

Jenderal bintang satu itu mengatakan di media sosial tindakan body shaming itu disaksikan atau dilihat banyak orang.

Imbasnya body shaming dapat mengganggu secara psikologis dan menurunkan tingkat kepercayaan diri korban.

"Itu jutaan orang langsung bisa melihat. Bahkan, (jangka panjangnya) korban bisa mengalami kesulitan dalam bersosialisasi," pungkasnya.

(Tribunnews.com/Umar Agus W)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 5 Fakta Kasus Anjasmara & Dian Nitami dengan Seorang Warganet, Anjasmara Resmi Lapor ke Polisi.

Yuk subscribe channel YouTube TribunStyle.com:

Ikuti kami di
Editor: Archieva Nuzulia Prisyta Devi
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved