Asian Games 2018
Atlet Bulu Tangkis Kebanjiran Bonus, Ini 5 Hadiah Plus-plus yang Diperoleh Jonatan Christie dkk
Atlet bulu tangkis putra Indonesia kebanjiran bonus dari berbagai pihak setelah meraih medali di Asian Games 2018.
Penulis: Mohammad Rifan Aditya
Editor: Amirul Muttaqin
TRIBUNSTYLE.COM - Atlet bulu tangkis putra Indonesia kebanjiran bonus dari berbagai pihak setelah meraih medali di Asian Games 2018.
Indonesia berhasil meraih 8 medali dari cabang olah raga bulu tangkis di Asian Games 2018.
Sebanyak 2 emas, 2 perak dan 4 perunggu berhasil disabet para atlet bulu tangkis Tanah Air.
Delapan medali ini diperoleh dari laga individu dan beregu.
• Beredar Video Super Junior Tiba untuk Closing Asian Games 2018, Penampilan Siwon Bikin Gagal Fokus!
Menariknya, para atlet peraih medali Asian Games 2018 ini langsung kebanjiran bonus setelahnya.
Atlet bulu tangkis putra, seperti Jonatan Christie dkk berkali-kali mendapatkan hadiah atas prestasinya tersebut.
Menurut penelurusan Tribun Style, Jonatan Christie dkk setidaknya mendapatkan 5 hadiah dari pihak swasta dan pemerintah usai meraih medali Asian Games 2018.
1. Bonus Pemerintah, dari uang Rp 1,5 M hingga rumah
Pemerintah sendiri telah menjanjikan sejumlah bonus untuk atlet yang meraih medali di Asian Games 2018.
Melansir Tribun Timur (29/8/2018) Menurut Menpora, besaran uang bonus yang didapatkan peraih medali akan disesuaikan dengan nomor cabang olahraganya.
"Soal bonus, pemerintah sudah menyiapkan, menganggarkan dan mendata, bahwa satu keping medali emas bagi single Rp 1,5 miliar. Untuk double masing-masing Rp 1 miliar. Bagi tim masing-masing Rp 800-900 juta," kata Imam di MPC Asian Games 2018, JCC, Jakarta Pusat, Senin (27/8).
Pemerintah juga akan memberikan bonus kepada pelatih dan asisten pelatih yang besarannya masih akan dikalkulasi.
"Besaran bonus buat pelatih dan asisten pelatih peraih perak dan perunggu dalam pejelasan berikutnya akan saya sampaikan karena terkait angka dan persentasenya berbeda," imbuhnya.
"Karena ketika berbicara tim, maka satu sama lain berbeda. Seperti bola voli dan kano berbeda, begitu juga sepak bola. Masing-masing ada persentasenya. Nanti akan saya sampaikan lebih detail lagi," kata Imam.
Ini belum termasuk bonus yang diberikan oleh Pemerintah daerah (pemda) tempat atlet itu berasal.