Piala Dunia 2018

Mengenal Luka Modrić, dari Pengungsi di Perang Kemerdekaan Kroasia sampai Finalis Piala Dunia 2018

Pasukan muda Inggris tentu mempunyai masa depan cerah dan bisa memetik pelajaran berharga dari salah satu pahlawan Kroasia, Luka Modrić.

Mengenal Luka Modrić, dari Pengungsi di Perang Kemerdekaan Kroasia sampai Finalis Piala Dunia 2018
Twitter/MuhammadLila/Instagram/lukamodric10
Luka Modrić 

Modrić dan keluarganya dipaksa hidup sebagai pengungsi selama tujuh tahun di Hotel Kolovare.

Mereka kemudian pindah ke Hotel Iž yang dikelilingi oleh suara granat meledak dan pecahan kaca.

Modrić masih ingat betul dengan momen sulit dalam hidupnya itu.

Sepak bola hanya menjadi media pelarian diri dari konflik yang mengerikan yang melanda Kroasia pada awal tahun sembilan puluhan, lapor MailOnline.

Seorang juru bicara untuk Hotel Kolovare pernah menyatakan:

"Modrić telah memecahkan lebih banyak kaca di jendela hotel daripada apa yang telah diledakkan oleh bom."

"Dia bermain sepak bola non-stop di sekitar aula hotel."

Sebelum karirnya di lapangan hijau sukses besar seperti saat ini, Modrić juga menemui banyak kendala.

Tim sepak bola Kroasia HNK Hajduk Split memilih untuk tidak mengontrak Modrić karena dinilai terlalu muda dan tidak memiliki otot yang kuat sebagai seorang profesional.

Tapi kini Hajduk Split boleh jadi menjadi pihak yang paling menyesal dengan keputusannya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: yohanes endra
Editor: Delta Lidina Putri
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved