Breaking News:

Stop! Membandingan Diri dengan Orang Lain di Media Sosial Bisa Sebabkan Frustasi

Alih-alih mendapatkan alasan untuk berbenah diri, hal ini justru membuat banyak orang jadi tertekan dan frustrasi.

Editor: Amirul Muttaqin
Sputnik International
Ilustrasi 

Sebenarnya, alasan paling sederhana mengapa kita sering membandingkan diri dengan orang lain adalah karena kita mencari kepastian bahwa diri kita lebih baik dibanding orang lain.

Mencari pengakuan atas kemampuan diri sendiri inilah yang membuat seseorang terus membandingkan diri dengan orang lain.

Selain itu, perasaan yang tidak pernah cukup atas apa yang sudah diraih dan dicapai selama ini membuat banyak orang sering membandingkan dirinya sendiri dengan orang lain.

Dalam istilah psikologi, kondisi ini disebut sebagai social comparison atau perbandingan sosial.

Perbandingan sosial adalah kecenderungan seseorang untuk merasakan hal baik dan buruk dalam dirinya berdasarkan perbandingan dirinya sendiri dengan orang lain.

Sayangnya, tidak semua orang dapat menghadapinya dengan bijak.

Alih-alih mendapatkan alasan untuk berbenah diri, hal ini justru membuat banyak orang jadi tertekan dan frustrasi.

Pasalnya kebanyakan orang hanya terus membandingkan dirinya dengan orang lain tanpa mau berusaha dan introspeksi diri.

Nah, inilah yang membuat orang akhirnya terjebak.

Berhenti membandingkan diri dengan orang lain!

Kita memang membutuhkan sosok yang menginspirasi dan memacu untuk melakukan hal lebih baik.

Namun, apabila “mengintip” kehidupan orang lain justru membuat iri, frustasi, atau bahkan merasa tidak cukup baik, ini tanda harus berhenti membandingkan diri.

Viral Cewek Bandingkan Rapornya & Adiknya, Nilainya Jauh Lebih Tinggi, tapi 1 Hal Besar Jadi Sorotan

Cobalah lihat kembali diri mu dan kenali kebenaran yang sebenarnya.

Daripada fokus memikirkan kelebihan orang lain, lebih baik memperbaiki diri lebih dalam lagi.

Dengan begitu, kamu akan lebih menghargai dan mensyukuri apa yang sekarang dimiliki.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/3
Tags:
University of SyndeyUNSW Austria
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved