Awas! Jet Lag Bisa Meningkatkan Resiko Kanker, Begini Cara Mengatasinya
Sebuah penelitian baru telah menemukan temuan yang mengatakan bahwa perjalanan yang sering menyebabkan jet lag dapat meningkatkan risiko kanker.
Penulis: Triroessita Intan Pertiwi
Editor: Melia Istighfaroh
1. Tetap Terhidrasi
Menjaga tubuh terhidrasi saat bepergian sangat penting untuk mencegah jet lag.
Tekanan udara di dalam kabin dan kurangnya kelembaban dapat dengan mudah mengeringkan tubuh.
Oleh karena itu, minum banyak air putih atau bahkan air lemon saat dalam penerbangan dan juga setelah bepergian membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi dan mencegah jet lag.
2. Batasi Kafein & Alkohol
Minuman berkafein dan beralkohol dapat membuat tubuh mudah dehidrasi.
Membatasi asupan kafein dan minuman beralkohol sesaat sebelum bepergian dan selama penerbangan dapat membantu mencegah dehidrasi dan jet lag.
3. Berjalan Reguler
Jika bepergian dalam jarak jauh dalam penerbangan, kamu perlu bangun dan bergerak secara berkala, meregangkan lengan, kaki dan leher.
Ini membantu mencegah peredaran darah yang buruk, yang merupakan salah satu penyebab utama jet lag jika terjadi beberapa orang.
Melakukan hal ini juga mencegah pembengkakan kaki, ketegangan otot dan nyeri.
4. Penggunaan Alat Bantu Tidur
Perjalanan bisa sangat melelahkan, terutama jika kamu bepergian dalam semalam dan jarak jauh.
Jadi, dalam keadaan seperti itu, sangat penting untuk bisa tidur nyenyak saat bepergian.
Ini membantu dalam memberikan relaksasi dan mempersiapkan tubuh untuk melawan gejala jet lag.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/jet-lag_20171212_095732.jpg)