Kaleidoskop 2016
Saat Ahok Ditetapkan Tersangka, Sang Anak Bereaksi di Facebook, Ini Statusnya yang Jadi Perhatian
Dari status yang dituliskannya, dirinya tampak bingung memberi jawaban kala teman-teman kampus Sean menanyakan soal status tersangka ayahnya.
Editor: Lilis Maryati
Laporan Wartawan TribunStyle.com, Lilis Maryati
TRIBUNSTYLE.COM - Demo 4 November 2016 membawa dampak cukup berarti baik di tingkat politik, sosial maupun agama.
Viralnya video Gubernur non aktif Ahok yang diduga mencederai ayat suci ini ternyata tak hanya dirasakan oleh pendukung Basuki Tjahaja Purnama namun juga dialami oleh sang anak, Nicholas Sean Purnama.
Kapolri menjanjikan akan mengusut kasus Ahok ini paling lambat 2 minggu.
Akhirnya melalui serangkaian pemeriksaan, Ahok dinyatakan sebagai tersangka.
Usai penetapan status tersangka itu, Ahok meminta kepada pendukungnya agar ikhlas menerima dan tetap mendukung dirinya pada serangkaian kegiatan kampanye.
Hari ini, Selasa (22/11/2016), Cagub nomer urut 2 itu menyambangi Bareskrim Mabes Polri dengan dikawal 10 personel untuk penyidikan lebih lanjut soal status tersangkanya.
Dilansir Tribunnews.com, Ahok menggunakan kemeja batik lengan panjang tiba di Rupatama Mabes Polri pukul 08.45 WIB tak banyak bicara dan hanya melambaikan tangan ke awak media.
Ruhut pun meminta pengertian wartawan agar Ahok menyelesaikan persoalan terkait penyidikan dahulu, "Teman-teman, Pak Ahok memberi keterangan nanti saja ya. Sekarang diperiksa dulu".
Saat Ahok ditetapkan sebagai tersangka, putra bungsunya, Sean ikut menanggapi.
Dari status yang dituliskannya, dirinya tampak bingung memberi jawaban kala teman-teman kampus Sean menanyakan soal status tersangka ayahnya.
"Banyak yang bertanya dikampus 'sean, kenapa papa kamu jadi tersangka?'" tulis Sean di Fanspage Facebook Nicholas Sean Tjahaja Purnama pada Jumat, (18/11/2016).
Netizen pun menanggapi status tersebut dengan memberikan semangat kepada Sean.
Kristono Mourinho, Gampang : Bilang begini aja sean, Bapak saya Anti maling , Anti di ajak korupsi berjamaah, Suka menutup aliran dana buat korupsi. Udh gitu aja
Emmanuel Hizkia Ramelan, Memang harus diakui, cuma orang waras hati dan otak yang pilih Ahok. Tidak ada paksaan kok. Yang merasa waras dan sehat saja kok yang pilih Ahok. Hihihi woles aja brooo, qeqeqe. Dan puji syukur pada Tuhan, masih banyak orang sehat & waras..., meskipun yg ngga juga banyak hahaha #singwarasngalah #singotaksehatngalah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/nicholas-sean-purnama_20161125_184334.jpg)