Selebrita
Ammar Zoni Gemar Baca Novel di Nusakambangan, Aditya Zoni Berharap Status High Risk Sang Kakak Turun
Ammar Zoni kini mendekam di Lapas High Risk Nusakambangan setelah menerima vonis. Aditya Zoni beber aktivitas sang kakak.
Editor: Febriana Nur Insani
Selama sidang berlangsung, Ammar dan terdakwa lainnya sempat ditempatkan sementar di Lapas Narkotika Jakarta untum memudahkan proses persidangan.
Kini mendekam di penjara yang dikenal memiliki tingkat keamanan paling ketat itu, Ammar tetap memperdalam ilmu agama.
Manurut pengakuan adik Ammar, Aditya Zoni, di dalam tahanan kakaknya terdapat buku-buku tentang sejarah Islam.
"Banyak buku-buku ini ya sejarah-sejarah Islam," beber Aditya, dikutip dari YouTube Trans TV Official, Minggu (24/5/2026).
Ammar pun disebutnya juga tak lupa untuk membaca Al-Qur'an dan novel di dalam penjara.
"Ada Al-Qur'an juga, dia lagi senang-senangnya sama buku novel," ujar mantan suami Yasmine Ow itu.
Baca juga: Jon Mathias Masih Kuasa Hukum Ammar Zoni, Bantah Rebutan Klien: Dia Tidak Pernah Cabut Surat Kuasa
Aditya mengatakan, bahwa di Nusakambangan seharusnya ada aktivitas-aktivitas untuk para tahanan sama seperti penjara lain.
Namun karena status Ammar saat ini sebagai tahanan high risk, perlakuan terhadap sang aktor berbeda.
Keluarga pun kini tengah mengupayakan agar status tahanan Ammar bisa turun dan dipindahkan ke Jakarta.
"Sebetulnya kalau di Nusa Kambangan pun memang ada kegiatan juga api kan karena Bang Ammar lagi status high risk jadi belum bisa turun. Makanya kita lagi nunggu assesment supaya dia turun bisa leluasa lah," terang Aditya.
Ammar Zoni Alami Tekanan Mental
Karena status high risk tersebut, Ammar ditempatkan di penjara one man one cell atau satu kamar tahanan dihuni satu narapidana.
Aditya menyebut mmar mengalami tekanan mental karena harus menjalani hukuman seorang diri.
Menurut Aditya, bahwa kakaknya tersebut selama ini memang tipe orang yang tak bisa sendiri dan harus ditemani orang lain.
"Yang aku tahu ya abang aku itu tipe orangnya itu dia nggak bisa sendiri, dia tuh kalau mau jalan kemana harus rame-rame," kata Aditya.
Meski begitu, Aditya memastikan Ammar tak mendapatkan tekanan dari narapidana lain.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/Ammar-Zoni-kini-dikembalikan-ke-Nusakambangan.jpg)