Seputar Solo Raya
Kuliner Tradisional Hidden Gem di Gilingan Solo, Ada Lopis, Ketan, Pecel Bakmi, Harga Mulai Rp5 Ribu
Lokasi jualan ibu tersebut berada di sebelah selatan palang kereta api Gilingan, tepatnya di sisi timur jalan dekat pojokan gang.
Penulis: Ika Putri Bramasti Ixtiar Rahayu Ing Pambudhi
Editor: Ika Putri Bramasti
Ringkasan Berita:
- Berbagai menu tradisional yang dijual antara lain Bothok Mlanding, Bothok Urang, Bongko, Gethuk, Jadah, Lopis, Ketan, Sawut, Pecel Bakmi hingga nasi putih dan nasi merah.
- Satu bungkus makanan dijual mulai Rp5 ribuan saja. Dengan harga tersebut, pembeli sudah bisa menikmati makanan tradisional dengan cita rasa khas rumahan.
- Lokasi jualan ibu tersebut berada di sebelah selatan palang kereta api Gilingan, tepatnya di sisi timur jalan dekat pojokan gang.
TRIBUNSTYLE.COM - Kuliner tradisional kembali menjadi sorotan publik setelah video seorang penjual makanan rumahan di kawasan Gilingan viral di media sosial.
Sosok ibu penjual yang tampak sederhana itu sukses mencuri perhatian lantaran menjajakan aneka makanan tradisional yang kini mulai jarang ditemui.
Dalam video yang beredar, terlihat sang ibu berjualan secara lesehan di pinggir jalan dengan beragam menu tradisional yang tertata di dalam wadah plastik dan alas daun pisang.
Baca juga: Kuliner Unik Hanya Ada di Solo, Cobain Soto Bayem, Perpaduan Kuah Gurih dan Sayur Segarnya Mantap
Meski lapaknya sederhana, pilihan makanannya terbilang sangat lengkap hingga membuat banyak netizen terpukau.
Berbagai menu tradisional yang dijual antara lain Bothok Mlanding, Bothok Urang, Bongko, Gethuk, Jadah, Lopis, Ketan, Sawut, Pecel Bakmi hingga nasi putih dan nasi merah.
Tak hanya itu, tersedia pula aneka lauk rumahan yang semakin menggugah selera pembeli.
Yang membuat publik semakin kagum adalah harga jualnya yang sangat ramah di kantong.
Satu bungkus makanan dijual mulai Rp5 ribuan saja. Dengan harga tersebut, pembeli sudah bisa menikmati makanan tradisional dengan cita rasa khas rumahan.
Banyak netizen mengaku salut karena di tengah maraknya makanan modern dan cepat saji, masih ada penjual yang mempertahankan kuliner tradisional Jawa dengan harga terjangkau.
Tak sedikit pula yang menyebut makanan seperti jadah, sawut hingga bothok kini sudah sulit ditemukan di kota-kota besar.
Komentar lain juga memuji kesederhanaan sang ibu penjual yang tetap semangat mencari nafkah sambil melestarikan makanan tradisional khas daerah.
Diketahui, lokasi jualan ibu tersebut berada di sebelah selatan palang kereta api Gilingan, tepatnya di sisi timur jalan dekat pojokan gang.
Meski hanya berjualan ngemper di pinggir jalan, lapaknya disebut hampir selalu ramai didatangi pembeli, terutama saat pagi hari.
Beberapa warga sekitar bahkan menyebut penjual tersebut sudah lama berjualan dan memiliki pelanggan setia.
Banyak pembeli sengaja datang karena rindu cita rasa makanan tempo dulu yang sulit ditemukan di tempat lain.
Sumber: TribunStyle.com
| Cicipi Jenang Brayat Solo, Kuliner Legendaris yang Bikin Pembeli Rela Antre Panjang, 3 Jam Ludes! |
|
|---|
| Kuliner Unik Hanya Ada di Solo, Cobain Soto Bayem, Perpaduan Kuah Gurih dan Sayur Segarnya Mantap |
|
|---|
| Jomblo Merapat! Taaruf Massal di Masjid Sheikh Zayed Solo Dibuka, Khusus ASN - BUMN, Ini Syaratnya! |
|
|---|
| Kuliner Viral Hanya Ada di Solo, Soto dengan Tambahan Iga, Kuahnya Gurih, Harga Mulai Rp12 Ribu |
|
|---|
| Sempat Kecewakan Warga, Festival Balon Udara Solo Dipastikan Bakal Digelar Lagi di Momen Idul Adha |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/Lokasi-jualan-ibu-tersebut-berada-di-sebelah-selatan-palang-kereta-api-Gilingan.jpg)