berita viral
PLN Menguak Pemicu Blackout Sumatera, Cuaca Ekstrem, Kabel Serabut, dan Efek Domino Kelistrikan
Korps Bhayangkara bersama PT PLN bergerak cepat mengusut insiden yang sempat membuat aktivitas warga lumpuh total dari Jambi hingga ujung Aceh.
Editor: Sinta Darmastri
Ringkasan Berita:
- Korps Bhayangkara bersama PT PLN bergerak cepat mengusut insiden yang sempat membuat aktivitas warga lumpuh total dari Jambi hingga ujung Aceh
- Biang keladi dari runtuhnya sistem interkoneksi kelistrikan ini diduga kuat berasal dari gangguan jaringan transmisi yang berada di wilayah Jambi
- Faktor cuaca buruk disinyalir menjadi pemicu utama yang membuat sistem transmisi terlempar dari interkoneksi kelistrikan Sumatera
TRIBUNSTYLE.COM - Misteri di balik padamnya aliran listrik secara massal (blackout) yang melumpuhkan sebagian besar Pulau Sumatera pada akhir pekan lalu mulai menemui titik terang. Korps Bhayangkara bersama PT PLN (Persero) bergerak cepat mengusut insiden yang sempat membuat aktivitas warga lumpuh total dari Jambi hingga ujung Aceh tersebut.
Berdasarkan hasil investigasi awal, biang keladi dari runtuhnya sistem interkoneksi kelistrikan ini diduga kuat berasal dari gangguan jaringan transmisi yang berada di wilayah Jambi.
Wakabareskrim Polri, Irjen Nunung Syaifuddin, mengungkapkan bahwa operasi penanganan dan pemeriksaan bersama ini sudah digulirkan sejak Minggu (24/5/2026). Tim gabungan ini melibatkan Direktorat Tindak Pidana Tertentu, Direktorat Tindak Pidana Umum, Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri, Ditreskrimsus Polda Jambi, serta jajaran ahli dari PT PLN.
Fokus pencarian fakta diarahkan langsung ke titik krusial, yakni menara (tower) transmisi 175 dan 176 pada jaringan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kilovolt (kV) yang berlokasi di Desa Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi.
“Hasil identifikasi awal diketahui bahwa pada Jumat tanggal 22 Mei 2026 sekitar pukul 18.44 WIB, telah terjadi gangguan pada jaringan transmisi SUTET 275 kV jalur Muara Bungo-Sungai Rumbai di wilayah Jambi," kata Nunung dalam konferensi pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (25/5/2026).
Faktor cuaca buruk disinyalir menjadi pemicu utama yang membuat sistem transmisi terlempar dari interkoneksi kelistrikan Sumatera. Prahara cuaca ini menciptakan guncangan pada frekuensi dan tegangan listrik, yang seketika memicu rontoknya sejumlah pembangkit secara beruntun (trip).
“Sehingga berdampak pada blackout massal di sejumlah wilayah Sumatera meliputi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, dan sebagian Sumatera Selatan,” ujar dia.
Baca juga: Kabar Baik dari Sumatera, Mendagri: Mayoritas Wilayah Banjir Mulai Pulih, Pengungsi Tinggalkan Tenda
Teka-Teki Kabel Transmisi yang Putus Tiba-Tiba
Ketika menyisir TKP, tim gabungan menemukan seutas kabel transmisi dalam kondisi terputus di area sekitar menara Desa Tempino. Menariknya, struktur utama dari bangunan tower itu sendiri terpantau masih berdiri kokoh tanpa ada kerusakan yang berarti.
“Berdasarkan keterangan awal di lapangan, kejadian putusnya kabel transmisi diduga terjadi secara tiba-tiba akibat pengaruh faktor cuaca dan masih memerlukan pendalaman lebih lanjut secara teknis maupun ilmiah," kata Nunung.
Skenario kendala teknis akibat alam ini juga diperkuat oleh kesaksian warga lokal, termasuk Ketua RT setempat, yang mengaku sempat mendengar suara dentuman keras sesaat sebelum langit Sumatera seketika menjadi gelap gulita.
Demi menyingkap tabir penyebab pastinya, polisi telah memotong dan mengamankan sampel kabel yang putus tersebut ke laboratorium.
“Bagian kabel transmisi yang mengalami putus telah diamankan dan saat ini berada dalam penanganan Puslabfor Polri guna dilakukan pemeriksaan laboratorium dan analisis lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya kerusakan," jelas Nunung.
Baca juga: Dari Soto Hingga Kari Sapi di Medan, Sumatera Utara, Ini 3 Kuliner Siang Favorit yang Selalu Ramai
Menepis Isu Sabotase: Murni Faktor Alam
Di tengah simpang siur informasi di media sosial, Polri menegaskan dan menjamin tidak ada intervensi jahat atau unsur kesengajaan dari pihak luar dalam musibah kelistrikan ini. Hasil forensik awal menyimpulkan bahwa kerusakan ini murni karena masalah teknis dan terjangan cuaca buruk.
“Sampai dengan saat ini, bisa kami pastikan tidak ditemukan adanya indikasi sabotase ataupun unsur kesengajaan dalam peristiwa blackout tersebut," tegasnya.
Sumber: TribunStyle.com
| Lirik Lengkap Lagu Kanda My Little Bolu Ketan yang Viral di Medsos, 'MBG, Mas Bahlil Ganteng' |
|
|---|
| Lagu 'MBG, Mas Bahlil Ganteng' Viral, Golkar Anggap Sebagai Penghargaan dari Netizen: Menghibur |
|
|---|
| Bukan Cuma Uang, KPK Endus Modus 'Fasilitas Mewah' Pengusaha Importir untuk Pejabat Bea Cukai |
|
|---|
| Kabar Gembira Juni: Gaji Ke-13 ASN Mulai Cair Pekan Depan, tapi 2 Kategori Ini Terpaksa Gigit Jari |
|
|---|
| Innalillahi! Jemaah Haji Asal Karawang Wafat Usai Alami Serangan Jantung di Dekat Masjidil Haram |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/pln-dan-polri.jpg)