Breaking News:

berita viral

Kronologi Oknum Intelijen Bungkam Suara Kritis Andrie Yunus, Berawal dari Protes Berujung Dendam

Andrie Yunus, ternyata bukan sekadar aksi kriminal jalanan biasa, terungkap sebuah persekongkolan terencana yang melibatkan empat anggota BAIS TNI.

Tayang:
Editor: Sinta Darmastri
Kompas.com/Febryan Kevin
4 TNI - Andrie Yunus, ternyata bukan sekadar aksi kriminal jalanan biasa, terungkap sebuah persekongkolan terencana yang melibatkan empat anggota BAIS TNI. 

Ringkasan Berita:
  • Andrie Yunus, ternyata bukan sekadar aksi kriminal jalanan biasa, terungkap sebuah persekongkolan terencana yang melibatkan empat anggota BAIS TNI
  • Andrie Yunus dengan lantang menyuarakan protesnya terhadap revisi UU TNI, bahkan hingga menerobos masuk ke lokasi pertemuan
  • Aksi berani ini rupanya membekas di hati para terdakwa, Serda Edi Sudarko, Lettu Budhi Hariyanto Widhi, Kapten Nandala Dwi Prasetia, dan Lettu Sami Lakka

 

TRIBUNSTYLE.COM - Sebuah peristiwa kelam terungkap di ruang sidang Pengadilan Militer II-08. Kasus penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, ternyata bukan sekadar aksi kriminal jalanan biasa. Di balik dinginnya cairan kimia yang membakar kulit korban, terungkap sebuah persekongkolan terencana yang melibatkan empat anggota BAIS TNI.

Berawal dari Protes, Berujung Dendam

Semua bermula dari ruang-ruang rapat di Hotel Fairmont. Saat itu, Andrie Yunus dengan lantang menyuarakan protesnya terhadap revisi UU TNI, bahkan hingga menerobos masuk ke lokasi pertemuan. Aksi berani ini rupanya membekas di hati para terdakwa, Serda Edi Sudarko (ES), Lettu Budhi Hariyanto Widhi (BHW), Kapten Nandala Dwi Prasetia (NDP), dan Lettu Sami Lakka (SL).

Niat buruk pun mulai digodok. Dalam persidangan, Oditur Militer Letkol Chk Muhammad Iswadi mengungkap momen di mana rencana kekerasan itu lahir.

"Edi berkata ingin memukul saudara Andrie Yunus sebagai pelajaran dan sebagai efek jera, akan tetapi Budhi berkata 'jangan dipukuli tapi disiram saja dengan cairan pembersih karat'," kata Iswadi saat membacakan dakwaan, Rabu (29/4/2026).

Mendengar ide Budhi, Nandala pun menyambutnya dengan setuju dan berkata 'kalau begitu kita kerjakan bersama-sama'.

Baca juga: Goresan Tinta di Atas Kertas Hijau, Andrie Yunus Menanti Janji Keadilan ke Presiden Prabowo

Ritual Kamisan Jadi Pintu Masuk Pengintaian

Bak operasi intelijen, para terdakwa mulai melakukan riset digital. Melalui mesin pencari Google, mereka memetakan aktivitas rutin Andrie Yunus.

"Dengan hasil Andrie Yunus memiliki kegiatan acara rutin yaitu acara Kamisan di Monas," tutur Iswadi.

Berbekal informasi tersebut, pada 12 Maret 2026, persiapan teknis dilakukan di bengkel mobil Denma BAIS TNI. Di sudut toilet yang remang, sebuah "ramuan" mematikan diracik. Air aki bekas dicampur dengan cairan pembersih karat ke dalam sebuah gelas tumbler ungu.

"Kemudian terdakwa mencampur kedua cairan tersebut ke dalam gelas tumbler warna ungu dengan tutup warna hitam yang bawa dari kamar. Selanjutnya Budhi membungkus tumbler tersebut ke plastik kresek warna hitam dan menggantungnya di sepeda motor bagian depan," ungkap Iswadi merinci persiapan keji tersebut.

Baca juga: Sidang Kasus Air Keras Andrie Yunus, Oditurat Sebut Motif Dendam Pribadi

Malam Penyerangan di Jantung Ibu Kota

Pencarian sempat menemui jalan buntu saat para terdakwa menyisir Monas hingga Tugu Tani. Namun, pengintaian berlanjut hingga ke kantor YLBHI di Menteng, tempat Andrie tengah mengisi sesi podcast.

Setelah menunggu dengan sabar di seberang jalan, sosok yang dicari akhirnya muncul. Nandala menjadi orang pertama yang menyadari keberadaan korban.

"Andrie Yunus sedang naik sepeda motor warna kuning keluar kantor YLBHI dan berkata 'itu si Andrie Yunus orangnya keluar pake motor kuning'," ujar Iswadi menirukan ucapan terdakwa.

Pengejaran pun dimulai. Di rute menuju Salemba, para terdakwa berbagi peran. Saat posisi sudah sejajar, aksi eksekusi pun dilakukan tanpa ampun.

"Budhi memperlambat kecepatan sambil menunggu sepeda motor Andrie Yunus mendekat, pada saat berpapasan, Edi langsung menyiramkan cairan kimia tersebut ke bagian tubuh Andrie Yunus, yang juga mengenai Edi," papar Oditur.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 1/2
Tags:
Andrie Yunuspenyiraman air kerasTNI
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved