Beredar Data Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi, 8 Orang Ultah di Hari Kejadian
Data ini ramai dibicarakan warganet lantaran banyak korban yang ternyata sedang berulang tahun di hari kejadian.
Editor: Galuh Palupi
Ringkasan Berita:
- Korban meninggal kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo hingga Selasa (28/4/2026) mencapai 15 orang
- Sementara 76 orang lainnya mengalami luka
- Dalam data korban yang beredar, diketahui delapan orang sedang merayakan ulang tahun di hari kejadian
TRIBUNSTYLE.COM - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hemanto memperbarui data korban kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek tabrak KRL Commuter Line di Bekasi Timur.
Tragedi kecelakaan fatal ini terjadi pada Senin (27/4/2026) malam.
Hingga Selasa (28/4/2026) sore, data terbaru menyebutkan korban meninggal mencapai 15 orang.
Menurutnya rincian korban meninggal dunia di antaranya 10 jenazah di RS Polri, 3 jenazah di RSUD bekasi , 1 jenazah di RS Bela, dan 1 jenazah di RS Mitra Keluarga Bekasi Timur.
Kombes Budi menuturkan untuk korban luka-luka tercatat sebanyak 76 orang.
"Total korban luka dan meninggal dunia 91 orang," ungkapnya.
Baca juga: Seminggu Jelang Suami Ultah, Enggar Retno Tewas Dalam Kecelakaan KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi
RS Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri melakukan proses identifikasi korban meninggal dunia dalam kecelakaan kereta api di Bekasi.
Sebanyak 10 kantong jenazah telah diterima sejak Selasa (28/04/2026) pukul 03.00 WIB.
Kepala RS Bhayangkara, Brigjen Pol. dr. Prima Heru Yulihartono, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas peristiwa tersebut.
Ia mengungkapkan bahwa seluruh jenazah yang diterima berjenis kelamin perempuan.
Hingga saat ini, tujuh keluarga korban telah melapor ke Posko Antemortem untuk memberikan data terkait anggota keluarga yang hilang.
Menurut Prima, proses identifikasi dilakukan dengan metode pencocokan data antemortem dari pihak keluarga dengan data postmortem yang diperoleh dari jenazah.
Proses ini melibatkan tim gabungan dari Pusident Polri, Polda Metro Jaya, Polres, hingga Mabes Polri.
Ia menjelaskan, setelah seluruh data terkumpul, tim akan melakukan rekonsiliasi guna memastikan kecocokan sebelum identitas korban diumumkan secara resmi.
Sumber: Tribunnews.com
| Menekan Angka Bunuh Diri, Jembatan Cangar Segera Dipagari Besi Setinggi 2,5 Meter dan CCTV Permanen |
|
|---|
| Teka-teki Jumlah Santri yang Jadi Korban Capai 50 Orang, Sang Kiai Terjerat Pasal Berlapis? |
|
|---|
| Nasib 252 Santri Ndolo Kusumo Pati, Kemenag: Pendidikan Tetap Berlanjut, Pindahkan ke Sekolah Baru |
|
|---|
| Komitmen Tegas Kemenag atas Pelaku Kekerasan Seksual di Pati ke Ranah Hukum: Tak Ada Perlindungan |
|
|---|
| Tak Perlu Cemas, Kondisi Finansial Negara Aman, Menkeu: Pesan Presiden Prabowo, Uang Kita Banyak! |
|
|---|