Breaking News:

berita viral

Momen Hangat Seskab Teddy Peluk Al Jabar, Remaja yang Ingin Sekolah, Terhimpit Ekonomi Keluarga!

Muhammad Al Jabar (15), remaja asal Jakarta Timur, tak sanggup membendung air matanya saat berhadapan langsung dengan Seskab Teddy.

Tayang:
Editor: Sinta Darmastri
Instagram @kemensosri
KEMENSOS - Muhammad Al Jabar (15), remaja asal Jakarta Timur, tak sanggup membendung air matanya saat berhadapan langsung dengan Seskab Teddy. 

Ringkasan Berita:
  • Muhammad Al Jabar (15), remaja asal Jakarta Timur, tak sanggup membendung air matanya saat berhadapan langsung dengan Seskab Teddy
  • Sejak kecil, keterbatasan ekonomi telah merampas haknya untuk memegang buku dan pena
  • Mendengar kisah pilu tersebut, Seskab Teddy memberikan pelukan erat dan kata-kata penguat bagi Al serta calon siswa lainnya

 

TRIBUNSTYLE.COM - Sebuah momen emosional tak terduga terekam di sudut rintisan Sekolah Rakyat (SR) STIA LAN Pejompongan, Rabu (22/4/2026). Di tengah kunjungan resmi Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, pecah tangis seorang remaja yang selama ini hanya bisa memandang gedung sekolah dari kejauhan.

Muhammad Al Jabar (15), remaja asal Jakarta Timur, tak sanggup membendung air matanya saat berhadapan langsung dengan Seskab Teddy. Beban hidup yang dipikulnya di usia muda tumpah seketika di pundak sang Sekretaris Kabinet.

“Perkenalkan nama saya Muhammad Al Jabar. Saya asli Jakarta Timur,” ucapnya dengan suara yang bergetar hebat.

Sambil menyandarkan kepalanya di bahu Teddy, kalimat sederhana namun menyayat hati keluar dari bibirnya: “Saya ingin sekolah, Pak…"

Bagi Al, sekolah adalah kemewahan yang tak pernah ia rasakan. Sejak kecil, keterbatasan ekonomi telah merampas haknya untuk memegang buku dan pena. Sebagai anak kelima dari enam bersaudara, ia harus menghadapi kenyataan pahit setelah kepergian sang ayah. Ibunya berjuang sendirian sebagai buruh lepas, sementara Al dan adiknya, Annas Al-Fatih (12), harus turun ke jalanan Klender untuk mengamen demi menyambung hidup.

“Adek hanya sampai PAUD saja sekolahnya,” tutur Al lirih, menceritakan nasib sang adik yang juga harus putus sekolah.

Baca juga: Trotoar Istana Berwarna, Banjir Ucapan Selamat untuk Seskab Teddy dari Jenderal hingga Konglomerat

Al Jabar merupakan satu dari 77 anak yang terpilih melalui penelusuran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional. Program Sekolah Rakyat ini memang dirancang untuk menjangkau anak-anak jalanan yang selama ini "tak terlihat" oleh sistem pendidikan formal.

Mendengar kisah pilu tersebut, Seskab Teddy memberikan pelukan erat dan kata-kata penguat bagi Al serta calon siswa lainnya. Ia meyakinkan mereka bahwa jalan untuk masa depan kini telah terbuka lebar.

“Di sini adik-adik belajar yang baik, penginapan dan gizi yang baik. Bisa membanggakan keluarga, bisa tercapai semua cita-citanya,” pesan Teddy lembut.

Dalam suasana yang masih diselimuti haru, Teddy memastikan kembali tekad remaja tersebut. “Mau belajar?” tanya Teddy.

Dengan mata sembab namun penuh keyakinan, Al menjawab, “Mau, cita-citaku jadi polisi."

Baca juga: Presiden Prabowo Beri Kejutan Ultah Seskab Teddy di Paris, Tarif Hotel per Malam Capai Rp 300 Juta

Tak hanya Al, harapan serupa juga terpancar dari wajah Gonzales yang ingin jadi prajurit TNI meski sempat putus sekolah di kelas 5 SD, serta Nana Kurnia yang memimpikan sekolah pelayaran demi mengangkat derajat orang tuanya yang bekerja sebagai penjual keripik dan buruh cat.

Sebelum berpamitan, Seskab Teddy menitipkan pesan khusus dari Presiden Prabowo Subianto sebagai pemacu semangat mereka.

“Presiden menyampaikan salam untuk anak-anak Sekolah Rakyat untuk terus semangat belajar, jaga kesehatan, dan terus raih cita-cita setinggi langit,” ungkapnya.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 1/2
Tags:
Seskab TeddyremajaSekolah Rakyatsekolah
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved