Berita Viral
Gara-Gara Pengasuhnya Memesan Menu Lebih Mahal Darinya, Jamie Cole Akhirnya Memutuskan Bunuh Diri
Gara-gara pengasuhnya memesan menu lebih mahal darinya, Jamie Cole akhirnya memutuskan bunuh diri setelah berdebat di restoran saat liburan.
Editor: Tim TribunStyle
Gara-gara pengasuhnya memesan menu lebih mahal darinya, Jamie Cole akhirnya memutuskan bunuh diri setelah berdebat di restoran saat liburan.
TRIBUNSTYLE - Seorang juru kunci mengkritik perilaku seorang pengasuh yang berdebat dengan seorang pemuda autis beberapa jam sebelum ia jatuh dan meninggal dari balkon hotel di Tenerife.
Jamie Cole, 25 tahun, dari Weston-super-Mare, sedang berlibur bersama pengasuhnya, Lousha Rees, yang bekerja untuk perusahaan perawatan pribadi Lifestyle (Accomplish).
Baca juga: Tak Mau Justin Hubner Ditikung Jule, Jennifer Coppen Siap Duel Fisik: Gue Sentil Deket-deket
Jamie, yang pernah memiliki pikiran untuk bunuh diri, meninggalkan pengasuhnya setelah mereka berdebat soal tagihan restoran pada 14 Januari 2023.
Beberapa jam kemudian, Jamie ditemukan meninggal.
juru kunci, mengatakan bahwa Ms. Rees bersikap “tidak pantas” sebelum kematian Jamie, tapi tindakannya tidak sampai tergolong kelalaian berat.
Sidang mendengar bahwa Jamie kesal karena Ms. Rees memesan makanan paling mahal di restoran, yang menurut Jamie tidak seharusnya ia bayar.
Setelah itu, Ms. Rees menulis pesan teks yang menilai Jamie “bertindak seperti anak kecil” dan “sangat tidak pantas”.
Ms. Rees juga menyebut dalam surat tertulis bahwa Jamie memanggilnya sebagai pacarnya di restoran, yang membuatnya merasa tidak nyaman.
Baca juga: Di Usia 80 Tahun, Natalie Grabow Mencetak Sejarah sebagai Finisher Triathlon Perempuan Tertua
Malam itu, Ms. Rees mengetuk pintu kamar Jamie, dan ia menjawab bahwa “baik-baik saja”.
Pesan Terakhir Jamie
Setelah kejadian, ibu Jamie, Martine, diberitahu soal pesan terakhir yang dikirim Jamie kepada Laura Warrant, manajer dari perusahaan perawatan:
“Aku akan melompat sekarang. Katakan ke semua orang bahwa aku mencintai mereka, terutama ibuku.”
Ms. Warrant menanggapinya dengan mengatakan agar Jamie “berhenti bertingkah konyol” dan menyarankan agar ia “istirahat dulu”.
Malam itu, Jamie ditemukan meninggal dengan cedera yang sesuai dengan jatuh dari balkon lantai lima.
Dr. Harrowing menambahkan, Jamie adalah pemuda yang sangat cemas dan membutuhkan banyak dukungan sehari-hari.
Ia juga menilai tanggapan Ms. Warrant kemungkinan justru memperburuk situasi.
Namun, coroner menegaskan tidak ada “kegagalan besar” yang terjadi.
Perusahaan Lifestyle sudah membuat rencana perbaikan, dan Dr. Harrowing mengatakan ia “puas” perusahaan telah menindaklanjuti masalah ini.
| Lawan Hoaks Program MBG, BGN Perkuat Benteng Informasi di Daerah: Berjalan di Jalur yang Benar |
|
|---|
| Menikmati Perjalanan Sambil Masak Mi Instan Pakai Panci Listrik di Kereta, Berujung Minta Maaf |
|
|---|
| Sosok Ferizka Utami, Pemijat Totok Sirih Bayi yang Videonya Viral, Reaksi saat Dikritik Dokter Anak |
|
|---|
| Beda Gaya Kepemimpinan! Dedi Mulyadi Turun ke Jalan, Rudy Mas'ud Pilih Balik Kanan Takut Dilempari |
|
|---|
| Isak Tangis 9 Siswa SMAN 1 Purwakarta Bersimpuh di Pelukan Bu Atun: Ibu Sering Menegur Karena Sayang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/Jamie-Cole-meninggal-setelah-jatuh-dari-balkon-hotel-di-Tenerife.jpg)