berita viral
Lawan Hoaks Program MBG, BGN Perkuat Benteng Informasi di Daerah: Berjalan di Jalur yang Benar
Badan Gizi Nasional (BGN) mendeteksi adanya gelombang disinformasi di media sosial yang berpotensi memicu kegaduhan jika tidak segera diredam.
Editor: Sinta Darmastri
Ringkasan Berita:
- Badan Gizi Nasional (BGN) mendeteksi adanya gelombang disinformasi di media sosial yang berpotensi memicu kegaduhan jika tidak segera diredam
- Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, mengungkapkan kekhawatirannya akan dampaknya terhadap pemahaman masyarakat di lapangan
- Hida menekankan bahwa pemerintah pusat tidak bisa berjalan sendirian
TRIBUNSTYLE.COM - Penyebaran informasi palsu atau hoaks di jagat maya kini menjadi tantangan serius bagi keberlangsungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Badan Gizi Nasional (BGN) mendeteksi adanya gelombang disinformasi di media sosial yang berpotensi memicu kegaduhan jika tidak segera diredam dengan komunikasi yang tepat.
Langkah antisipasi pun diambil. Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, mengungkapkan kekhawatirannya akan dampaknya terhadap pemahaman masyarakat di lapangan.
"Kami melihat masih adanya informasi yang tidak sesuai fakta di lapangan," ujar Hida, dalam rangka kunjungan dinas BGN ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sulut, dikutip dari siaran pers, Jumat (24/4/2026).
Sinergi Lintas Sektor demi Informasi Akurat
Hida menekankan bahwa pemerintah pusat tidak bisa berjalan sendirian. Perlu ada kolaborasi erat dengan pemerintah daerah untuk memastikan setiap detail program sampai ke telinga masyarakat tanpa distorsi.
"Karena itu penguatan diseminasi informasi menjadi sangat penting agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan," tutur dia.
Sejauh ini, BGN telah menggandeng Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk memayungi aspek literasi publik. Kerja sama ini tidak hanya soal edukasi, tetapi juga mencakup pendampingan hukum jika muncul kendala serius saat program diimplementasikan.
"Kami tidak hanya fokus pada pelaksanaan program, tetapi juga memastikan ekosistem informasinya sehat dan tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat," ucap dia.
Baca juga: Uya Kuya Buru Dalang di Balik Fitnah 750 Dapur MBG, Kini Buat Sayembara, Siapkan Imbalan Rp 1 Juta
Mendorong Peran Aktif Satgas Daerah
Selain urusan komunikasi, BGN tengah memacu penguatan kelembagaan di tingkat wilayah, termasuk di Sulawesi Utara yang saat ini sedang dalam fase penguatan implementasi. Lewat koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), BGN berharap Satgas MBG di daerah bisa bergerak lebih lincah dan responsif.
Hida optimistis bahwa dengan sistem informasi satu pintu, ruang bagi penyebar hoaks akan semakin sempit.
"Harapan kami, seluruh daerah dapat menjadi mitra aktif dalam mendukung sosialisasi Program MBG. Dengan komunikasi yang kuat dan satu pintu informasi, kita bisa meminimalkan disinformasi di masyarakat," imbuh dia.
Melalui langkah strategis ini, pemerintah berupaya memastikan Program MBG tetap berjalan di jalur yang benar tanpa terganggu oleh narasi-narasi menyesatkan yang bertebaran di ruang digital.
(TribunStyle.com/Diolah dari artikel di Kompas.com)
Sumber: TribunStyle.com
| Menikmati Perjalanan Sambil Masak Mi Instan Pakai Panci Listrik di Kereta, Berujung Minta Maaf |
|
|---|
| Sosok Ferizka Utami, Pemijat Totok Sirih Bayi yang Videonya Viral, Reaksi saat Dikritik Dokter Anak |
|
|---|
| Beda Gaya Kepemimpinan! Dedi Mulyadi Turun ke Jalan, Rudy Mas'ud Pilih Balik Kanan Takut Dilempari |
|
|---|
| Isak Tangis 9 Siswa SMAN 1 Purwakarta Bersimpuh di Pelukan Bu Atun: Ibu Sering Menegur Karena Sayang |
|
|---|
| Benarkah APBN Indonesia Kritis dan Rupiah Bakal Tembus Rp20.000? Kemenkeu: Itu Berita Bohong! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/Ilustrasi-penerima-MBG-1.jpg)