Berita Viral
Dr. Christofani Ungkap Kisah Mencekam, Rahim Pasien Copot & Dibawa dalam Kresek
Dr. Christofani ungkap kisah mencekam, rahim pasien copot & dibawa dalam kresek pengalaman yang mengejutkan ini membuatnya syok dan cepat menangani.
Editor: Tim TribunStyle
Sepertinya karena dukun parajinya gak sabaran, placentanya ditarik, lalu entah dipotong/digunting tapi rahimnya ikut kepotong sebagian," tulisnya.
Menurutnya, saat itu dokter tidak mencari tahu secara detail kenapa rahim itu bisa copot.
Fokus para dokter saat itu adalah menyelamatkan pasien.
"Detail rahim itu copot atau digunting atau dikerowok atau gimana juga dokter udah gak nanya detail. Semua fokusnya gimana menyelamatkan nyawa pasien (bleeding control).
Ada 3 residen obgyn yang turun di ruang OP, salah satunya dr. Christo.
Ada sebuah kondisi medis juga yang terjadi waktu si dukun narik rahimnya yg kemudian justru menghambat pendarahan jd pasien gak langsung meninggal.
Tapi itupun uda parah banget, mungkin telat beberapa menit udah lewat. Kuasa Tuhan sih ini," kata dia lagi.
Dengan kondisi tekanan darah 70/0, kata dia, pasien harus dipasang infus di dekat leher.
"Pasang IV line nya gimana klo tensi udah 70/0? Pasangnya di deket leher di pembuluh darah besar karena lewat tangan (vena perifer) udah gak bisa. Prosedur nya lebih kompleks tapi berarti passs rejeki ketemu nakes yang jago banget. Padahal itu kondisi jam 2 pagi loh, kebayang ya capeknya mereka waktu itu," jelasnya.
Menurut dr Christo, dirinya juga tak akan percaya jika tidak mengalaminya secara langsung.
"Kata dr. Christo “Gw klo gak ngalamin sendiri mungkin akan sama gak percaya-nya kayak dokter-dokter lain. Tapi ya itu emang kejadian dan gak akan gw lupain. Sekali seumur hidup gw terima rahim di dalem kresek”.
Ada dokumentasi/history di RS buat bukti gak?
SOP nya Rekam medis di RS tu dihancurkan setelah 5 tahun guys, apalagi klo RS daerah 15 tahun lalu pasti belum pake sistem canggih macam RS swasta jaksel.
Kalaupun ada, rekam medis kan ga boleh sembarangan dibuka2," tulisnya lagi.
Ia juga menyebut tak sempat membuat jurnal karena kondisi saat itu.
| Presiden Prabowo Beri Kejutan Ultah Seskab Teddy di Paris, Tarif Hotel per Malam Capai Rp 300 Juta |
|
|---|
| Goresan Tinta di Atas Kertas Hijau, Andrie Yunus Menanti Janji Keadilan ke Presiden Prabowo |
|
|---|
| KPK Bicara Antikorupsi, Sejumlah ASN di Pati Sibuk Main HP, Plt Bupati: Masyarakat Mengawasi Kita! |
|
|---|
| Bidan hingga Penyuluh KB Terima Bansos di Bangkalan, Tak Lapor demi Tetap Terima Bantuan |
|
|---|
| Heboh Tagihan PBB 'Gaib' di Bekasi, Warga Syok Diminta Bayar Capai Rp311 Juta, Bapenda Masih Bungkam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/Dr-Christofani-ungkap-kisah-mencekam-rahim-pasien-copot.jpg)