Iran Vs AS
Tak Main-main Tanggapi Amerika Serikat, Iran Bakal Ubah Pesisir Selatan Jadi Kuburan Massal Musuh
Tunjukkan keseriusan tanggapi Amerika Serikat, Iran ancam bakal ubah pesisir selatan wilayahnya jadi kuburan massal untuk musuh.
Editor: Galuh Palupi
Ia menyebut pemimpin yang berada di "Gedung Hitam"—merujuk pada Gedung Putih—sebagai sosok yang keliru jika mengira bisa mendikte Iran.
Baca juga: Kesepakatan Damai Hampir Tercapi, AS Malah Serang Kapal Penebar Ranjau Iran, Hormuz Panas Lagi
Menurutnya, tawaran dialog yang kerap dilayangkan AS belakangan ini bukanlah negosiasi yang tulus, melainkan kedok untuk memaksa Iran menyerah.
"Tunduk pada penghinaan adalah puncak dari keburukan. Musuh menginginkan kehancuran martabat bangsa Iran, tetapi ambisi itu akan mereka bawa sampai ke liang kubur," tegas Khatami di hadapan ribuan jemaah, seperti diberitakan WANA News.
Khatami juga mengutip pesan yang disampaikan sehari sebelumnya oleh Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Mojtaba Khamenei, kepada para jemaah haji.
Pesan tersebut menekankan bahwa keteguhan dan kehadiran masyarakat di garis depan telah berhasil menggagalkan strategi musuh dalam menekan Iran.
Selain isu diplomasi, khotbah Idul Adha tersebut menyoroti perkembangan global, khususnya pembentukan armada kapal kemanusiaan "Sumud" yang berlayar dari berbagai belahan dunia untuk mendukung warga Gaza, Palestina.
Menurut Khatami, aksi armada Sumud menunjukkan dua potret nyata kepada dunia saat ini, yakni Gerakan kemanusiaan ini digerakkan oleh nilai-nilai kemanusiaan dan ketuhanan yang universal, bahkan oleh mereka yang bukan beragama Islam, demi membela warga Gaza yang tertindas.
Kehadiran armada ini kembali mempertegas watak kriminal rezim Israel di mata internasional.
Khatami menambahkan bahwa keburukan tindakan tersebut tidak hanya melekat pada Israel, tetapi juga pada Presiden AS yang terus memberikan dukungan penuh.
Baca juga: Kesepakatan Damai Hampir Tercapi, AS Malah Serang Kapal Penebar Ranjau Iran, Hormuz Panas Lagi
Di ranah domestik, Khatami mengingatkan bahwa perlawanan atau resistensi nasional tidak selalu berbentuk militer, melainkan bisa diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya melalui perilaku hemat energi.
Ia menyerukan kepada seluruh warga Iran untuk bijak dalam menggunakan air, listrik, dan fasilitas publik sebagai bentuk kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan negara. (Tribun Style/Tribun Video/Tribunnews/Willen Jonata)
| Detik-detik Iran Tunjukkan Taring ke AS, Drone Tempur Canggih Milik Donald Trump Ditembak Jatuh |
|
|---|
| Drone Tempur Reaper AS Jatuh Ditembak Iran, Teheran Tepuk Tangan, Trump Kehilangan Senjata Canggih |
|
|---|
| AS Bongkar Bunker Tempat Persembunyian Pemimpin Tertinggi Iran, Cuma Kurir Khusus yang Bisa Akses |
|
|---|
| Amukan Trump Picu Korban dari Pihak Teheran, Iran Berduka Serangan Mematikan AS Tewaskan 4 Warga |
|
|---|
| Kesepakatan Damai Hampir Tercapi, AS Malah Serang Kapal Penebar Ranjau Iran, Hormuz Panas Lagi |
|
|---|