Breaking News:

Iran Vs AS

AS Bongkar Bunker Tempat Persembunyian Pemimpin Tertinggi Iran, Cuma Kurir Khusus yang Bisa Akses

Intelijen Amerika Serikat ungkap lokasi persembunyian Pemimpin Tertinggi Iran Motjaba Khamenei.

Tayang:
Editor: Galuh Palupi

Rubio mengatakan kepada The New York Times bahwa kesepakatan dengan Iran telah mendapatkan dukungan regional, tetapi kesepakatan nuklir tidak dapat dicapai "dalam 72 jam hanya dengan secarik kertas."

"Saat ini, kami memiliki tujuh atau delapan negara di kawasan ini yang mendukung pendekatan ini, dan kami siap untuk melanjutkan pendekatan ini," katanya.

Pernyataan Iran

Para pejabat Iran mengonfirmasi keberadaan draf perjanjian tetapi menekankan - terlepas dari tuntutan AS yang telah lama ada untuk mengakhiri pengayaan uraniumnya - pembicaraan tentang masalah program nuklir Iran yang dipersengketakan telah ditunda selama 60 hari setelah kesepakatan apa pun tercapai.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan kepada televisi pemerintah bahwa Teheran "masih siap untuk meyakinkan dunia bahwa kami tidak mencari senjata nuklir," tetapi tidak jelas apakah janji ini akan diabadikan dalam teks kesepakatan tersebut.

PERANG IRAN - Capture YouTube Tribunnews soal AS bom kapal Iran saat damai hampir disepakati
PERANG IRAN - Capture YouTube Tribunnews soal AS bom kapal Iran saat damai hampir disepakati (YouTube/Tribunnews)

Menurut kantor berita Fars Iran, "sanksi terhadap minyak, gas, petrokimia, dan turunannya akan dicabut sementara selama periode negosiasi sehingga Iran dapat dengan bebas menjual produknya."

Para pemimpin dari Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Mesir, Yordania, dan Bahrain, serta perwakilan dari Turki dan Pakistan, bergabung dalam panggilan telepon dengan Trump untuk membahas kesepakatan tersebut pada Sabtu (23/5/2026).

Pakistan, yang menjadi mediator dalam negosiasi tatap muka bersejarah antara delegasi AS dan Iran pada bulan April, berharap untuk menjadi tuan rumah putaran pembicaraan lain "segera," kata Perdana Menteri Shehbaz Sharif.

Dia mengatakan bahwa kepala angkatan darat Pakistan, Asim Munir, yang mengunjungi Teheran pada hari Jumat dan Sabtu, juga ikut serta dalam seruan tersebut, yang mendorong "upaya perdamaian yang sedang berlangsung ke depan." (Tribun Style/Tribunnews/Nuryanti)

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Tags:
IranMotjaba KhameneiAmerika Serikat
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved