Breaking News:

Iran Vs AS

Iran Membara! Terdengar 3 Ledakan dari Bandara Bandar Abbas, Media Teheran Duga Dihantam Rudal

Selasa (26/5/2026) dini hari tadi, terdengar suara ledakan dari Bandara Bandar Abbas, Iran.

Tayang:
Editor: Galuh Palupi

“Situasinya masih berkembang,” kata sumber itu.

Kesepakatan Damai Belum Rampung

Baca juga: Israel Lihat Sinyal Iran Mau Menyerang Duluan, Sedang Siapkan Rudal Buat Gempur Tel Aviv dan AS

Situasi terus memanas antara Iran dan Amerika Serikat meski kedua negara masih berupaya mencapai kesepakatan.

Pemerintah Iran secara terbuka menyebut kesepakan final dengan Amerika Serikat masih jauh dari kata selesai.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei membenarkan jika Iran dan Amerika Serikat memang sudah banyak sepakan dalam beberapa isu utama.

Namun perkembangan positif itu tak lantas membuat penandatanganan perjanjian sudah dekat.

Menurutnya, masih ada sejumlah perbedaan yang harus diselesaikan sebelum kedua pihak mencapai kesepakatan resmi.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump sesumbar operasi Washington telah berhasil membuat Iran kalah secara militer. Pernyataan tersebut dipertanyakan karena berbanding terbalik dengan situasi di lapangan.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump sesumbar operasi Washington telah berhasil membuat Iran kalah secara militer. Pernyataan tersebut dipertanyakan karena berbanding terbalik dengan situasi di lapangan. (Instagram @realdonaldtrump)

“Tidak ada yang bisa mengklaim bahwa perjanjian akan segera ditandatangani,” katanya sambil menuding Washington masih menunjukkan sikap yang berubah-ubah dalam proses negosiasi.

Iran dan AS Bahas Kerangka Kerja 14 Poin

Pernyataan Iran tersebut muncul setelah pemerintah Teheran mengonfirmasi pembicaraan saat ini difokuskan pada penyusunan kerangka kerja 14 poin untuk mengakhiri perang dengan Amerika Serikat yang pecah pada 28 Februari lalu.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, mengatakan pembahasan antara Teheran dan Washington kini memasuki tahap penting dengan fokus utama menghentikan ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Menurut Baqaei, kerangka kerja yang sedang disusun tidak hanya membahas konflik antara Iran dan Amerika Serikat, tetapi juga mencakup situasi keamanan regional.

Termasuk pengaturan Selat Hormuz, jalur pelayaran penting dunia yang selama ini berada di bawah kontrol Iran sejak konflik pecah.

Baca juga: AS Boncos! Perang Lawan Iran Sudah Habiskan Rp 1500 Triliun, Sehari Habis Rp 17 Trilun Buat Perang

Iran menegaskan, penghentian blokade angkatan laut Amerika Serikat terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran menjadi syarat penting dalam kesepakatan.

Sebagai imbalannya, Teheran menyatakan siap mengambil langkah untuk menjamin keamanan pelayaran di Selat Hormuz.

“Kami akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk transit yang aman di Selat Hormuz,” kata Baqaei.

ASET IRAN DIBEKUKAN - Aset Iran senilai 100 miliar dolar AS dibekukan, jadi poin penting negosiasi dengan Amerika Serikat
ASET IRAN DIBEKUKAN - Aset Iran senilai 100 miliar dolar AS dibekukan, jadi poin penting negosiasi dengan Amerika Serikat (YouTube/Tribun Jakarta)

Selama konflik berlangsung, Iran hanya mengizinkan sejumlah kapal melintasi selat tersebut dengan persetujuan angkatan bersenjata Iran. Situasi itu sempat memicu kekhawatiran global karena Selat Hormuz merupakan jalur utama distribusi minyak dunia.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/3
Tags:
IranAmerika SerikatTeheran
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved