Breaking News:

berita viral

Iran Ungkap Kondisi Mojtaba Khamenei Terkini: Mulai Stabil, Masalah Punggungnya Telah Teratasi

Seorang pejabat tinggi Iran mengonfirmasi bahwa Mojtaba Khamenei kini kondisinya mulai stabil, pemulihan lutut dan punggung akan segera pulih kembali.

Tayang:
Editor: Sinta Darmastri
KHAMENEI.IR via AFP
MOJTABA KHAMENEI - Seorang pejabat tinggi Iran mengonfirmasi bahwa Mojtaba Khamenei kini kondisinya mulai stabil, pemulihan lutut dan punggung akan segera pulih kembali. 
Ringkasan Berita:
  • Seorang pejabat tinggi Iran mengonfirmasi bahwa Mojtaba Khamenei kini kondisinya mulai stabil, pemulihan lutut dan punggung akan segera pulih kembali
  • Sebuah luka kecil di belakang telinga yang berhasil disembunyikan dengan sempurna oleh sorbannya
  • Serangan yang sama merenggut nyawa istrinya serta beberapa anggota keluarga Ali Khamenei lainnya, meninggalkan luka emosional yang mendalam di tengah gejolak politik

 

TRIBUNSTYLE.COM - Kondisi kesehatan Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, akhirnya terkuak ke publik. Setelah sempat menghilang dari pandangan dunia pasca-serangan udara dahsyat Amerika Serikat dan Israel yang menewaskan ayahnya, Ali Khamenei, Teheran kini mulai membedah rincian luka-luka yang dialami sang pemimpin.

Melalui sebuah video yang dirilis oleh kantor berita Nour, seorang pejabat tinggi Iran mengonfirmasi bahwa Mojtaba memang menjadi target dalam insiden berdarah di awal konflik tersebut. Meski sempat terluka parah, pihak Iran menegaskan bahwa kini kondisinya mulai stabil.

Luka di Balik Sorban dan Tragedi Keluarga

Mazaher Hozzeini, koordinator pertemuan tingkat tinggi pemerintah, mengungkapkan rincian medis yang selama ini ditutupi rapat. Serangan udara tersebut meninggalkan jejak luka pada tempurung lutut dan punggung Mojtaba.

Namun, ada satu detail yang cukup mencolok, sebuah luka kecil di belakang telinga yang berhasil disembunyikan dengan sempurna oleh sorbannya. "Masalah punggungnya telah teratasi," ujar Hosseini, sembari menambahkan bahwa pemulihan lutut sang pemimpin hanya tinggal menunggu waktu.

Sayangnya, keselamatan Mojtaba dibayar mahal. Serangan yang sama merenggut nyawa istrinya serta beberapa anggota keluarga Ali Khamenei lainnya, meninggalkan luka emosional yang mendalam di tengah gejolak politik.

Baca juga: Keterlibatan Presiden Iran atas Kondisi Mojtaba Khamenei, Membutuhkan Operasi Plastik untuk Wajah

Kontradiksi Teheran vs Washington

Ada perbedaan tajam mengenai persepsi kondisi kesehatan sang pemimpin. Jika Teheran menyebut luka-lukanya telah "diobati" dan membaik, pejabat Amerika Serikat justru menggambarkan cedera Mojtaba sebagai sesuatu yang sangat parah.

Spekulasi pun liar berkembang karena Mojtaba belum pernah lagi menampakkan batang hidungnya di depan umum sejak serangan terkoordinasi pada 28 Februari lalu. Ketidakhadirannya memicu rumor bahwa ia tidak lagi memegang kendali operasional sehari-hari. Menepis hal itu, pejabat Iran berdalih bahwa absennya Mojtaba murni demi alasan keamanan.

Baca juga: Babak Baru Teluk Persia, Ambisi Mojtaba Khamenei Depak Pengaruh AS dan Kendali Penuh Selat Hormuz

Kesaksian Presiden Pezeshkian: "Visi yang Rendah Hati"

Di tengah kesimpangsiuran, Presiden Iran Masoud Pezeshkian muncul untuk memberikan testimoni. Ia mengonfirmasi telah bertemu langsung dengan Mojtaba, meski enggan merinci kapan dan di mana pertemuan rahasia itu terjadi.

Pezeshkian memberikan gambaran positif mengenai sosok putra mendiang Ali Khamenei tersebut untuk menenangkan publik.

"Yang paling mengesankan bagi saya dalam pertemuan ini adalah visi serta pendekatan yang rendah hati dan tulus dari Pemimpin Tertinggi," ujar Pezeshkian seperti dilansir dari AFP.

Hingga saat ini, rakyat Iran masih menantikan kemunculan perdana Mojtaba. Pihak pemerintah menjanjikan bahwa sang pemimpin akan segera berbicara langsung kepada publik "pada waktu yang tepat."

(TribunStyle.com/Kompas.com)

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
Mojtaba KhameneiIranAli Khamenei
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved