TRIBUNSTYLE.COM - Karena tidak mempunyai cukup uang untuk membayar utangnya, perempuan ini dipaksa oleh kreditur untuk menggunakan
tubuhnya sebagai pengganti, namun dia dengan tegas menolak.
Dilansir Eva.vn pada 4 Februari 2024, wanita bernama Du adalah pemilik toko pakaian yang cukup besar di kota Ningbo, provinsi Zhejiang, China.
Beberapa tahun yang lalu, toko pakaian Du berjalan dengan sangat baik berkat keterampilan manajemennya yang berbakat.
Namun, baru-baru ini, ketika fluktuasi ekonomi menyebabkan banyak bisnis terjerumus ke dalam krisis, Du tidak dapat menghindari kesulitan.
Toko pakaian adalah aset dan hasrat terbesar Du, jadi dia tidak bisa menyaksikan toko itu bangkrut.
Dia menggunakan seluruh tabungannya untuk menyelamatkan situasi namun tetap tidak bisa, dan bahkan terlilit utang lebih dari 70.000 yuan (lebih dari Rp154 juta).
Tidak dapat membayar utangnya tepat waktu, Du tidak punya pilihan selain meminta kreditur memberinya lebih banyak waktu.
Debitur Du adalah pria bernama Lieu.
Bahkan, keduanya tak hanya menjalin hubungan bisnis, namun juga cukup dekat dalam kehidupan pribadinya.
Melihat Du mengalami kesulitan, Lieu pun setuju untuk memberinya tambahan waktu 2 bulan untuk melunasi utangnya.
Namun, setelah 2 bulan, keadaan masih belum mengalami kemajuan, Du hampir tidak mampu membayar utangnya.
Pada titik ini, kesabaran Lieu telah hilang.
Baca juga: Jadi Korban Pelecehan di Kereta, Wanita Ini Tangkap Sendiri Pelakunya, Cairan Putih di Rok Buktinya!
Dia pergi ke rumah Du untuk menagih utangnya, namun dia hanya bisa meminta waktu lebih lama darinya.
Melihat Lieu bekerja sangat keras, Du harus meminjam uang untuk sementara dari temannya tetapi hanya dapat mengumpulkan 10.000 yuan.
Sambil memegang uang sebanyak itu di tangannya, Lieu masih belum puas.