Pilpres 2024

Buntut Pendukung Ganjar Pranowo Dihajar Oknum TNI di Boyolali, Warga: Ogah Dengar Knalpot Brong

Editor: Dhimas Yanuar
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Dilaporkan bahwa beberapa orang pendukung Ganjar Pranowo jadi korban pengeroyokan oleh sebanyak 15 oknum prajurit TNI di Boyolali.

TRIBUNSTYLE.COM - Akhir kasus viral rombongan pendukung Ganjar Pranowo dihajar oknum TNI.

Seperti diketahui kampanye Pilpres 2024 di Boyolali, Jawa Tengah jadi sorotan karena konvoi sepeda motor berknalpot brong/

Dilansir TribunSolo.com, pendukung capres-cawapres Ganjar Pranowo-Mahfud MD itu mengalami penganiayaan yang diduga dilakukan oknum anggota TNI, Sabtu (30/12/2023).

Pengeroyokan oleh oknum TNI di depan Markas Yonif 408 /Sbh Kompi B Boyolali, jalan Perintis Kemerdekaan pada Sabtu (30/12/2023). (Tangkapan Layar X)

Peristiwa yang terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan, Boyolali berawal saat pengendara sepeda motor dengan knalpot brong yang sedang memainkan gas sepeda motornya, dihentikan dan ditegur oleh oknum anggota TNI. 

Kemudian terjadi cek-cok hingga berujung terjadinya dugaan penganiayaan.

Sejumlah warga mengeluhkan konvoi knalpot brong yang dinilai mengganggu.

"Suaranya itu memekakkan telinga. Konvoinya pakai sepeda motor di jalan raya. Kenapa tidak ada yang memperingatkan, padahal itu jalan raya," kata warga Siswodipuran Boyolali, Yani (35), Senin (1/1/2024).

Baca juga: Kronologi Pendukung Ganjar Dikeroyok Oknum TNI di Depan Markas Yonif Boyolali, Gegara Knalpot Brong?

Rumah Yani berada tak jauh dari Jalan Perintis Kemerdekaan Boyolali atau lokasi para pengendara motor diduga dianiaya oknum prajurit di depan markas Kompi Senapan B Yonif 408/Suhbrastha.

Yani mengaku resah, karena ketenangannya bersama keluarga terganggu konvoi motor knalpot bising saat kampanye.

Saat insiden itu terjadi, ia bersama keluarga sedang berada di rumah yang tak jauh dari jalan raya.

"Ya resah. Kan sangat memekakan telinga. Kami berharap tak terjadi lagi," harapnya.

Warga lain, Lilik (50) lebih sepakat kampanye dilakukan secara santun.

Pasalnya masyarakat di era milenial dan gen Z sekarang justru tertarik dengan gagasan dan ide para calon daripada omong kosong apalagi konvoi sepeda motor massa pendukungnya.

"Kok masih ya menarik perhatian pakai konvoi motor knalpot brong. Enggak zamannya lagi. Ayo adu gagasan dan kreativitas. Beri bukti bukan janji," imbuh dia.

Tanggapan Bawaslu

Halaman
12