Berita Kriminal

SOSOK Dani Cimeng, Banpol Terseret Kasus Subang, Bawa Kresek Kuning di TKP & Sopir Mobil Alphard

Editor: Dhimas Yanuar
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sosok pengemudi Alphard di kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang.

TRIBUNSTYLE.COM - Ini dia sosok Dani Cimeng. Dani Cimeng sempat dicari-cari polisi setelah namanya terseret dalam lingkaran perkara Kasus Subang.

Dani Cimeng adalah seorang Bantuan Polisi (Banpol). Dani saat itu membantu Polsek Jalancagak memeriksa Tempat Kejadian Perkara (TKP) setelah kejadian pembunuhan Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu.

Alasan Dani Cimeng menjadi sorotan karena ia membawa kresek kuning saat berada di TKP kasus Subang tersebut.

Sosok Dani Cimeng menjadi sorotan setelah namanya terseret dalam lingkaran perkara kasus Subang. (YouTube Indra Zainal)

Belakangan, kresek kuning ini diketahui juga ada saat pemakaman Tuti dan Amalia.

Diduga, isi kresek kuning itu adalah barang bukti yang berusaha disembunyikan pelaku.

Tetapi, Dani membantah bahwa saat itu kresek kuning yang ia bawa sama dengan yang berada di lokasi pemakaman. Menurut Dani, kresek kuning yang ia bawa saat itu berisi rokok.

Baca juga: UPDATE Kasus Subang - Permintaan Terakhir Tuti Sebelum Tewas Dihabisi Yosef, Sempat Ngadu ke Yoris

"Waktu itu bawa kresek kuning itu, bawa rokok," ungkap Dani Cimeng, dikutip dari kanal YouTube Indra Zainal Channel, Rabu (8/11/2023).

Dani mengatakan, rokok-rokok itu dibeli untuk para anggota petugas yang ikut memeriksa TKP.

"Buat anggota yang pengen rokok, sekalian beli se-pack pakai kresek kuning," terang Dani.

Tempat membeli rokok tersebut, kata Dani, yaitu di daerah Jalan Ciseuti yang mana tidak jauh dari kediaman korban atau TKP.

Alasan Dani Cimeng Ada di TKP

Petugas Kepolisian saat evakuasi dua mayat di salah satu rumah yang berada di Kampung Ciseti, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Rabu (18/8/2021). Teranyar, pengakuan Yoris yang waktu dulu seputa kunci mobil Alphard di tempat kejadian perkara (TKP) kasus Subang menjadi sorotan. (Tribun Jabar)

Mengenai alasan kehadirannya di TKP, Dani Cimeng mengaku dirinya membantu untuk mendokumentasikan kegiatan pada hari itu.

"Yang dilakukan oleh saya tuh buat foto dokumentasi Bapak Supratman (Kapolsek Jalancagak), ke sana foto, ke sini foto," ujarnya.

"Gitu aja, enggak ada yang lain-lain," sambung Dani.

Dani mengaku, dirinya tidak berani untuk memasuki TKP lebih dalam seperti ke dalam rumah sebab hal itu merupakan kewenangan penyidik.

Halaman
123