Selama LN menjalani observasi, ketiga anaknya yang masih balita diasuh oleh keluarga dari pihak suami.
LN diketahui menceburkan bayinya ke dalam ember berisi air. Sambil tertawa, pelaku juga merekam aksi penyiksaan itu.
Video dugaan penyiksaan berdurasi 40 detik itu juga sempat diunggah ke media sosial sebelum akhirnya dihapus.
Dalam video tersebut, pelaku melempar bayinya ke dalam ember berisi air.
"Kita berenang dulu," kata pelaku sambil tertawa.
Bayi itu pun langsung menangis dengan posisi kepalanya yang masih mengambang di atas permukaan air.
Setelahnya, pelaku berkali-kali menyiram wajah sang bayi dengan air yang ada di dalam ember tersebut.
Tak lama kemudian, pelaku terlihat menenggelamkan bayi itu hingga kepala sang anak berada di dasar ember.
(*)
Artikel diolah dari TribunJakarta.com
Penulis: Annas Furqon Hakim