Ashley mengatakan kepada pengadilan bahwa dia telah membubarkan perusahaan ayahnya, bersumpah untuk tidak pernah mengemudikan derek lagi.
"Ayah saya adalah jantung dan jiwa dari bisnis ini dan kami tidak dapat berpikir untuk melanjutkan tanpa dia," katanya.
Keluarganya menggambarkannya sebagai "suami, ayah, dan kakek yang luar biasa", dan mengatakan bahwa dia bangga bahwa perusahaannya tidak pernah mengalami kecelakaan selama 45 tahun sejarahnya.
"Dia adalah kehidupan dan jiwa keluarga kami, dia selalu punya cerita atau lelucon untuk diceritakan dengan senyum nakal di wajahnya," kata mereka.
"Dia akan sangat dirindukan oleh kita semua dan kami akan terus merayakan hidupnya seperti yang dia inginkan," tambahnya.
(TribunStyle/ Amr)
Baca artikel lainnya terkait berita viral