TRIBUNSTYLE.COMĀ - Seorang penumpang yang sangat tidak beruntung mengalami kesulitan saat mencoba naik ke pesawatnya setelah dia terlambat dan jatuh ke landasan.D
Dilansir LADbible pada 17 Juni 2023, pria itu dilaporkan kukuh meminta untuk bisa naik pesawat Ryanair dari Malaga, Spanyol, ke Fez, Maroko, setelah dia datang terlambat.
Mengetahui pesawat sudah terlepas dari terowongan boarding, pria itu malah mencoba melompat turun ke landasan tetapi akhirnya jatuh.
Baca juga: INNALILLAHI Bus yang Membawa Tamu Pernikahan Terguling, 10 Orang Tewas: Bencana Setelah Pesta
Penumpang di dalam pesawat memfilmkan pria itu ketika dia mencoba membujuk petugas bandara untuk 'membawakan saya tangga' sebelum memberi tahu mereka 'tidak ada tangga, saya akan turun'.
Pria itu mencoba menuruni landasan sendirian tetapi tampaknya kehilangan cengkeramannya dan jatuh, untungnya sepertinya dia mendarat di ranselnya dan bisa berdiri tanpa bantuan.
Aena, operator bandara Spanyol, membenarkan insiden itu terjadi dalam beberapa hari terakhir dan mengatakan bahwa Garda Sipil telah menanganinya.
Seorang juru bicara Garda Sipil mengatakan polisi dipanggil ke tempat kejadian.
Mereka mengidentifikasi pria itu, dan melaporkannya karena melanggar peraturan keselamatan udara.
Dia kini menghadapi denda besar dari AESA, otoritas penerbangan sipil di Spanyol, karena ternyata bandara memiliki aturan yang cukup ketat.
Penumpang yang terheran-heran di dalam pesawat tidak bisa berbuat apa-apa selain menyaksikan dengan takjub saat pria itu mencoba dan gagal naik ke pesawat.
Baca juga: FAKTA di balik Penumpang Turun Saat Naik KRL, Bukan Dipaksa, KCI: Petugas Kami Berusaha Bantu
Sisi baiknya, upaya untuk naik ke pesawat itu tidak terlalu berbahaya seperti peristiwa viral sebelumnya.
Ada orang yang terlambat naik pesawatnya dan kemudian menyebut ada ancaman bom di bandara sehingga penerbangan ditunda.
Pria bernama Ajmeer Bhadraiah itu telah ketinggalan penerbangan pada hari itu dan pria berusia 59 tahun itu kemudian diberitahu bahwa dia tidak bisa naik pesawat lain di Bandara Internasional Rajiv Gandhi di India.
Dengan gerbang boarding tertutup untuknya, solusi mengerikannya adalah memanggil ancaman bom dan menuntut agar pesawat tidak bisa lepas landas tanpa dia.
Ajmeer kemudian mengakui itu adalah tipuan setelah dia diseret untuk diinterogasi.